Tribun Otomotif
Mengenal Head Unit Mobil
Untuk saat ini, perangkat jenis Double DIN lebih disukai karena kelebihannya pada keberadaan layar.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Istilah DIN (Deutsche Institut fur Normung) sudah tidak asing untuk peranti hiburan mobil. DIN merupakan ukuran perangkat audio sebagai standar agar perangkat bisa dipakai di hampir semua jenis mobil. Untuk saat ini, perangkat jenis Double DIN lebih disukai karena kelebihannya pada keberadaan layar.
DIN merupakan standar ukuran yang dipakai sebagai aturan baku dalam pembuatan produk HU. Ukuran ini diakui oleh produsen produk head unit di seluruh dunia yaitu 5cm X 18cm untuk 1DIN, dan untuk 2DIN untuk dua kalinya. Singkatnya, produsen harus mengikuti ukuran ini agar produknya bisa dipakai di mobil manapun.
Carlo Samuel dari Boss Audio Jogja mengatakan saat ini perangkat audio jenis double DIN lebih disukai karena memiliki kelebihan berupa layar. Terlebih, saat ini kebanyakan pabrikan mobil merancang dashboard mobil untuk dipasang HU jenis ini.
“Kalau mobil baru rata-rata sudah double DIN. Kecuali mobil lama yang Cuma bisa single DIN. Saat ini double DIN lebih disukai karena adanya layar. Yang tidak kalah penting, harganya juga sudah relative terjangkau, mulai Rp 1,6 jutaan untuk produk biasa dan Rp 2,750 untuk yang branded,” jelasnya, Kamis (27/11/2014).
Meski double DIN paling dicari, namun bukan berarti yang single DIN punah begitu saja. Menurut Carlo, para pemilik mobil lama yang tidak ingin merombak dashboard tetap mencari yang single DIN. Apalagi, saat ini juga ada produk HU single DIN yang telah dilengkapi layar.
“Karena itu, meski sedikit tetap ada yang nyari. Kalau untuk single DIN yang dilengkapi layar, harganya lebih mahal. Setiap konsumen pun kami sarankan untuk membeli yang branded karena lebih kuat. Maklum saja, untuk mengeluarkan layar dari HU ada motor penggerak yang mesti harus awet,” lanjutnya.
Meski memiliki layar, namun tentu saja ukurannya tidak sebesar layar pada HU Double DIN. Menurut Carlo, ukuran layar pada HU Single DIN hanya sekitar 3-4 inchi saja.
Mengenai media putar, saat ini kebanyakan HU telah dilengkapi port Universal Serial Bus (USB). Kalau dulu orang harus ribet membawa CD. DVD atau kaset, kini cukup dengan flashdisk saja musik maupun film sudah bisa diputar.
“Ada pula yang dilengkapi Bluetooth. Tapi fasilitas ini hanya digunakan untuk menerima telepon. Dan ini kurang dianjurkan,” katanya.
Menurut Carlo, HU merupakan otak perangkat hiburan pada mobil. Karena itu pemilihan HU pun sebaiknya tidak asal-asalan. Daripada membeli produk HU yang murah, ia selalu menyarankan konsumen untuk memakai produk branded.
“Kalau produk branded, selain lebih tahan lama juga kualitas suaranya berbeda. Itu yang selalu kami informasikan ke konsumen,” ungkapnya. (*)