Tribun Otomotif
Beberapa Hal Penting Mengenai Head Unit Mobil
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih atau membeli HU yang banyak beredar di pasaran.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Head Unit (HU) merupakan otak perangkat hiburan pada mobil. Karena itu, kualitasnya pun menentukan kapasitas hiburan yang diperoleh. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih atau membeli HU yang banyak beredar di pasaran.
Andy Setiawan dari Mobiltronik Yogya mengatakan, aspek pertama yang harus diperhatikan adalah output HU. Dalam satu unit HU biasanya output berupa sepasang kabel RCA.
“Semakin banyak kabel output, biasanya kualitas HU semakin bagus. Ini bisa memberikan pilihan untuk menambahkan berbagai perangkat suara misalnya amplifier,” jelasnya kepada Tribun Jogja.
Installer audio mobil yang telah bersertifikasi ini melanjutkan, aspek kedua adalah software yang ada pada HU. Setiap unit HU biasanya memiliki prosesor yang mengatur cross over, equalizer dan time correction.
“Untuk mendapatkan HU dengan kapasitas yang memadai tentunya tidak murah. Semakin mahal HU, biasanya semakin banyak kapasitas atau kemampuan yang dimiliki,” terangnya.
Andy mengatakan, pada dasarnya HU bisa diterapkan untuk mobil manapun asal ukurannya (DIN, red) jelas, apakah itu single DIN atau double DIN. Namun, baru-baru ini beberapa pabrikan membuat dashboard untuk HU yang berukuran lebih besar disbanding ukuran standar.
“Untuk menyiasatinya beberapa importir HU memesan HU dari China dengan memakai soket OEM. Tentu saja ini bisa dicocokan pada mobil dengan ukuran dudukan yang berbeda tadi. Hanya saja, persoalannya ketika mobil dijual dan HU diambil, HU tidak bisa dipakai pada mobil jenis lain,” ungkapnya.
Mengenai pemilihan HU untuk pemilik mobil yang ingin mendapatkan kualitas hiburan yang mumpuni, Andy menyarankan membeli HU branded. Tidak usah khawatir kantong jebol. Saat ini HU branded harganya sudah banyak yang turun. Bahkan beberapa HU branded dijual sekitar 2-3 jutaan.
“Saya sarankan pakai yang branded. Meski harga sedikit lebih mahal dan kualitasnya tidak sebaus branded pada zaman dulu, namun paling tidak quality control (qc) dari pabrik masih bagus. HU akan lebih awet dan peluang terjadinya masalah pun kecil,” tegasnya.
Mengenai maraknya penggunaan USB yang berimbas pada lambatnya kinerja HU, Andy memiliki tips tersendiri untuk itu. Ia mengungkapkan, HU pada dasarnya memiliki kapasitas prosesor tidak sebesar computer rumah (PC). Karena itu penggunaannya pun harus tertib.
“Sebaiknya flashdisk yang dipakai untuk memutar lagu di HU berisi file lagu saja. Saya sering menemui orang juga menaruh file foto atau file lain. Itu kadang terbaca memang, namun memberatkan kerja HU. Karena itu, sebaiknya isi dengan file lagu saja sehingga HU tidak gampang hang,” pungkasnya. (*)