Harga Daging Ayam Naik Rp 5 Ribu
Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) Hari Wibowo mengatakan, naiknya harga daging ayam murni dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM
Penulis: tiq | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pristiqa Ayun
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, kini giliran harga daging ayam broiler yang merangkak naik.
Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) Hari Wibowo mengatakan, naiknya harga daging ayam murni dipengaruhi oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, harga ayam broiler hidup saat ini justru mengalami penurunan.
“Karena over produksi, harga ayam sebenarnya justru turun Rp1.000. Dari Rp23.500 menjadi Rp22.500 per ekor. Kalau harga daging ayam naik, itu pedagangnya yang menaikkan karena kenaikan harga BBM,” jelasnya, Sabtu (22/11/2014).
Lebih lanjut ia menjelaskan, selisih harga jual daging ayam dengan harga ayam hidup rata-rata sebesar Rp3 ribu saja.
Namun, ada juga pedagang yang menaikkan selisih harga hingga Rp5 ribu. Sehingga harga daging ayam saat ini sebesar Rp27 ribu - Rp28 ribu per kilogram masih wajar.
“Kalau harga daging ayam di atas Rp30.000 per kg itu justru tidak wajar. Sebab, harga ayam hidup saat ini justru turun,” sambung Hari. (tribunjogja.com)