Drama Gol Bunuh Diri
Hukuman Untuk PSS-PSIS Bisa Bertambah
Kedua klub yang saat ini terkenal dengan sepakbola gajahnya tersebut didiskualifikasi dari delapan besar Divisi Utama.
Penulis: dnh | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Drama sepakbola gajah dipastikan akan terus berlanjut dan belum akan berakhir. Komisi Disiplin PSSI masih akan melakukan investigasi lanjutan dengan departemen integritas PSSI, sehingga hukuman masih bisa dijatuhkan kembali.
Seperti diketahui sebelum putusan untuk para pelaku sepak bola gajah, Komisi Disiplin PSSI sudah mengeluarkan hukuman untuk kedua klub, PSS Sleman dan PSIS Semarang. Kedua klub yang saat ini terkenal dengan sepakbola gajahnya tersebut didiskualifikasi dari delapan besar Divisi Utama.
Hukuman degradasi pun kemungkinan bisa dijatuhkan oleh Komdis. "Saat ini PSS dan PSIS didiskualifikasi dari delapan besar Divisi Utama. Status degradasi belum diputuskan, kecuali ditemukan ada yang terlibat dari luar. Dari situ akan diputuskan," kata Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Panjaitan dalam laman resmi PT Liga Indonesia selaku operator Divisi Utama.
Menurut Hinca, investigasi yang akan dilakukan dengan departemen integritas akan lebih ke masalah dan pihak yang terlibat yang berada di luar pertandingan. Sementara itu untuk Manajer yang juga merupakan Direksi PT PSS, Supardjiono hukuman dari Komdis belum dijatuhkan atau dipending dengan alasan Supardjiono tidak hadir.
Dikonfirmasi wartawan, Supardjiono mengaku kaget dan kecewa dengan keputusan yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin. Terkait dengan hukuman, Supardjiono akan mengumpulkan pemain, pelatih dan official untuk melakukan pembahasan terkait dengan pengajuan banding. (*)