Berita Eksklusif Jogja
Ada yang Punya Duplikat Kunci Pintu Air
Rp 300 juta untuk para petugas pengamat dan perawatan atau pembersihan rumput-rumput di Selokan Mataram
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharan (PPK OP) 1 (membawahi aliran Selokan Mataram, Red) BBWSSO, Ir Suparno ST, saat ditemui di kantornya mengatakan, tidak ada penarikan dana dari masyarakat.
Sebab, petugas di lapangan memiliki peran untuk melayani. "Kami tidak ada pungutan. Petugas itu yang bayar kan kami (kantor, Red), dan sudah dianggarkan," katanya.
Tahun ini pihaknya telah menganggarkan Rp 300 juta untuk para petugas pengamat dan perawatan atau pembersihan rumput-rumput di Selokan Mataram.
Menurutnya, di Desa Tirtomartani terdapat Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A), yang terdiri dari para kelompok tani, dan ada iuran antarpetani, namun uangnya dipergunakan untuk keperluan petani sendiri.
Meskipun yang mengelola pintu airnya adalah petugas dari pengamat, tetapi dirinya sejak lama memang mencurigai ada pihak yang berbuat curang dengan menduplikat kunci pintu air.
"Saya sedang mencari siapa yang memberikan. Saya hanya ingin kasih tahu dan dibina, sebab ini untuk kemaslahatan orang banyak. Petugas kami yang dikambing hitamkan," katanya. (tribunjogja.com)