Tribun Properti

Unsur Air untuk Penyejuk Rumah

Kurang lengkapnya satu unsur dalam rumah tentunya memberikan dampak.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Untuk memenuhi syarat sebagai rumah yang nyaman, tentunya keharmonisan semua unsur rumah sangat diperlukan. Semua unsur tersebut selayaknya mendukung kenyamanan dan keamanan rumah dan penghuninya. Kurang lengkapnya satu unsur dalam rumah tentunya memberikan dampak.

Cuaca panas yang tidak menentu merupakan satu dari beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk mendapatkan hunian nyaman. Untuk mengakalinya, beberapa kalangan memasang Air Conditioner (AC). Meski dingin diperoleh, namun konsekuensinya adalah konsumsi energy yang lebih tinggi yang berimbas pada tingginya biaya yang harus dikeluarkan.

Padahal, sejatinya, apabila seluruh unsur rumah terpenuhi, cuaca panas masih bisa diatasi. Satu cara yang bisa ditempuh adalah cara alami melalui pemakaian unsur air dan tanaman. Dua unsur ini sebenar sudah lama dikenal dan diterapkan pada hunian. Hanya saja, seiring semakin sulitnya mendapatkan lahan memadai, maka modifikasi berupa pengurangan unsur pun kerapkali terjadi.

Eliminasi ataupun mengurangan kedua unsur tersebut tentunya berimbas pada kondisi rumah. Tanaman sebagai penghasil oksigen dan air sebagai unsur pendingin sebaiknya tidak dihilangkan. Seminim apapun lahan, dengan penataan yang tepat masih bisa memiliki keduanya.

Unsur air di rumah tidak hanya berada pada sistem sanitasi semata namun bisa berupa kolam. Kolam dapat mempercantik eksterior dan interior sebuah rumah.Keberadaannya pemecah kesan masif dan kaku pada bangunan, serta memberi efek hiburan tersendiri bagi pemilik rumah. Sebuah kolam, baik kolam ikan maupun reflecting ponds , dapat dibuat dengan menggali tanah atau dengan membangun dinding kolam vertikal ke atas. Tanpa menggali tanah. Tergantung desain dan kondisi rumah.

Pada umumnya, kolam ikan, kolam air terjun, dan taman-taman kecil hanya untuk memperindah suatu bangunan. Namun, ketiga hal tersebut dapat membuat rumah sejuk, bahkan dengan penataan yang tepat akan tercipta sebuah inspirasi tanaman dan kolam peredam suara . Selain untuk terapi mata, suara gemericik kolam ikan membuat penghuni rumah nyaman dan membuat suasana rumah menjadi lebih adem.

Karena fungsi tersebut, sebagian orang tetap berupaya memiliki kolam walaupun kolam sederhana. Itulah yang dilakukan oleh R Indriani (29) warga Pakualaman. Meski rumahnya tidak terlalu luas dan terletak di pemukiman padat, namun ia berupaya agar rumahnya tetap rindang dan sejuk.

“Sepetak tanah sempit depan rumah saya penuhi dengan tanaman. Sementara pada bagian bawahnya suami membuat kolam ikan kecil. Meski tidak luas, namun efek yang dirasakan lumayan berpengaruh,” jelasnya ketika ditemui Tribunjogja.com belum lama ini.

Perempuan berkulit terang ini melanjutkan, tanaman menjadi penyegar pandangan mata sementara kolam menjadi sarana rekreasi ringan. Memberi makan ikan merupakan rutinitas kecil yang menyegarkan pikiran.

“Meski sesekali harus dibersihkan, namun kolam ikan tersebut memberikan relaksasi tersendiri. Ke depannya saya dan suami berencana membangun air mancur kecil. Harapan kami, suara gemericik airnya bisa semakin membuat rumah adem dan ayem,” katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved