Warga Cebongan Kidul Gelar Kirab Bokari

Bertempat di lapangan RT 5 pedukuhan Cebongan Kidul, Tlogoadi, Mlati, Sleman, ratusan masyarakat gelar Merti Dusun dan kirab budaya Bokari

Laporan Repoter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bertempat di lapangan RT 5 pedukuhan Cebongan Kidul, Tlogoadi, Mlati, Sleman, ratusan masyarakat gelar Merti Dusun dan kirab budaya Bokari.

Dimulai dari Jumat (17/10) hingga Minggu (19/10/2014) berbagai rangkaian acara memeriahkan desa tersebut, diantaranya adalah pasar malam, malam tasyakuran merti dusun, pagelaran kethoprak, kirab budaya Bokari yang digelar sabtu dan puncaknya adalah pagelaran seni jathilan Kudo Manunggal, Minggu (19/10)

Yang menarik dalam kirab tersebut adalah, masyarakat membuat replika binatang kerbau yang merupakan asal-usul upacara tradisional di desa tersebut. Tri Kuntoro, selaku ketua panitia menuturkan upacara kirab Bokari sendiri berasal dari cerita rakyat yang berkembang di Cebongan Kidul.

Kuntoro menceritakan suatu ketika pernah ada warga yang memandikan kerbaunya di Tuk Umbul. Warga itu juga memancing ikan disana tanpa meminta ijin terlebih dahulu. Kejadian aneh terjadi, kerbau miliknya tiba-tiba hilang tenggelam di air yang dangkal dan tak pernah ditemukan.

"Lalu peristiwa itu oleh warga desa disebut sebagai Bokari, singkatan dari kebo keri," ungkapnya.

Dan sampai saat ini warga mengenang peristiwa tersebut dengan kirab yang berfilosofi mencari kerbau yang hilang tersebut. Kuntoro menuturkan bahwa kerbau merupakan lambang rejeki, kedamaian dan ketentraman di Cebongan Kidul.

"Dan saat ini kami kembali mencari dan berharap kesejahteraan selalu menyertai warga Cebongan Kidul," harapnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
kirab
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved