Kustomfest 2014

The Cakil, Karya yang Mengangkat Potensi Lokal

Tahun ini Lulut Wahyudi merancang dan mengonsep sebuah karya sebagai lucky draw dari Retro Classic Cycles

The Cakil, Karya yang Mengangkat Potensi Lokal
Tribun Jogja/Bramastyo Adhy
The Cakil 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SEPERTI tahun sebelumnya, para pengunjung yang hadir di Kustomfest kembali berkesempatan untuk mendapat doorprize luar biasa. Tahun ini Lulut Wahyudi merancang dan mengonsep sebuah karya sebagai lucky draw dari Retro Classic Cycles.

Pengunjung yang membeli tiket Kustomfest seharga Rp 25.000 per hari ini berkesempatan untuk membawa pulang sebuah mobil Hot Rod. Setelah dua tahun sebelumnya, Kustomfest menjadikan Old Skool Chopper Triumph dan Cafe Racer - Sportster sebagai lucky draw, maka tahun ini Lulut menyiapkan lucky draw berupa 1 unit Hot Rod kepada pengunjung.

"Ini merupakan bentuk apresiasi bagi pengunjung yang ingin melihat karya-karya kustom terbaik dari Indonesia." ujar Lulut.

Mobil Hot Rod yang diberi nama The Cakil ini berbasis VW Type 1 tahun 1952, hanya dalam waktu 4,5 bulan Lulut merancang semua mulai dari konsep, proses pembuatan, hingga finishingnya.

Konstruksi frame dan bagian bodi lainnya dibuat Retro Classic Cycles didukung part aksesori Hot Rod sesuai style-nya.

"Kami selalu berpikir tentang ide dan karya yang bisa mengangkat potensi lokal serta menginspirasi penggemar otomotif lainnya untuk selalu beinovasi," ujar pemilik Retro Classic Cycles yang juga director Kustomfest ini.

Lebih lanjut Lulut menjelaskan bahwa Hot Rod ini dibuat dengan mengandalkan sumber daya lokal yang ada di Retro Classic Cycles, tentunya didukung dengan rekan yang memiliki visi yang sama, berbicara pada karya.

The Cakil ini, menurut Lulut diinspirasi oleh sosok pewayangan, yakni Buto Cakil. Sosoknya berupa wujud raksasa yang karakternya digambarkan memiliki sifat pemarah, jahat, namun gigih mempertahankan keyakinan.

Semangat ini yang memang diusung Retro Classic Cycles untuk menamakan Hot Rod ini dengan 'The Cakil', sebagai perwujudan pantang menyerah dalam berkarya.

Hal lainnya yang patut dicatat adalah di Kustomfest 2014 ini kedatangan tamu istimewa yakni Cole Foster, maestro pembuat mobil Hot Rod di Amerika yang telah banyak melahirkan karya spektakuler, termasuk membuat Hot Rod untuk Kirk Hammet, gitaris Metallica.

"Kita tunjukan ke Cole Foster dan sederet bintang dunia lainnya yang hadir, kalau kita di Indonesia bisa membuat karya dengan kualitas yang tidak kalah dengan mereka," pungkas Lulut. (tribunjogja.com)

Tags
Kustomfest
Penulis: rap
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved