BREAKING NEWS: Nyawa Dimas Korban Aksi Klitih Tak Terselamatkan
Dimas meninggal Sabtu (11/10/2014) malam yang sebelumnya sempat dirawat intensif di RS Bethesda setelah tidak sadarkan diri tergeletak di ladang
Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Suasana duka masih menyelimuti keluarga korban pengeroyokan diduga aksi klitih, Dimas Afrizal Mustofa (15) di rumahnya dusun Karang Beteng RT 06/13, Margoagung, Seyegan.
Dimas meninggal Sabtu (11/10/2014) malam yang sebelumnya sempat dirawat intensif di RS Bethesda setelah tidak sadarkan diri tergeletak di ladang tembakau jalan Nambongan, Sayegan, Kamis kemarin.
Dimas diduga menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan orang tak dikenal. Kejadian bermula ketika Dimas mengendarai sepeda motornya untuk pulang.
Menurut penuturan paman korban, Endri, yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP), dia melihat korban sudah tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala.
Saat kejadian korban masih mengenakan baju seragam batik sekolah dan hendak pulang ke rumah.
Akan tetapi dari keterangan saksi, korban dikeroyok segerombolan pelajar. Hal tersebut diperkuat ditemukannya pecahan botol di lokasi kejadian.
"Kemungkinan korban dipukul dengan botol oleh pelaku yang mengendarai delapan motor berboncengan. Mereka masih mengenakan seragam abu-abu datang dari arah berlawanan," ungkap Endri saat ditemui di rumah duka, Minggu (12/10/2014).
Di TKP tersebut juga diketemukan sepeda motor Honda Grand nomor polisi AB 4392 KU yang dikendarai Dimas dalam keadaan rusak pada lampu belakang masuk kedalam dan pecah, lampu depan lepas, totok lampu depan pecah.
Akibat kejadian tersebut, Dimas yang berstatus pelajar SMK N 1 Seyegan, mengalami luka serius di bagian kepalanya dan dirawat intensif di ruang ICU RS Bethesda Yogyakart selama dua hari. Akan tetapi karena parahnya luka yang didapat, nyawa Dimas tak dapat diselamatkan.
Lebih lanjut Dimas Afrizal Mustofa, setelah diberi penghormatan terakhir akan dikebumikan di pemakaman ngetal lor, margoagung, sayegan, sleman, Minggu pukul 14.00. (tribunjogja.com)

