Kustomfest 2014

Kustom Tetap Tampilkan Khas Indonesia

Poin tentang kreativitas dan karya seni itu pula yang menjadikan Kustomfest selalu digelar di Yogyakarta saban tahunnya sejak pertamakali digelar 2012

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kustom kulture adalah sebuah subkultur yang meliputi karya seni, kendaraan (vehicles) hingga fashion dan gaya hidup. Terutama adalah bagaimana membangun (build) atau memodifikasi kendaraan yang dikendarai dengan citarasa pelakunya sendiri.

“Kami ingin Kustomfest menjadi rumah bagi semua komunitas kustom dan memberi reputasi berbeda bagi anak muda yang kreatif. Kami ingin dari festival ini banyak lahir karya kreatif anak Indonesia yang bisa berjaya di dunia internasional. Karena sejatinya, Indonesia sejak zaman dulu adalah banga pembuat, bukan hanya sekadar pasar untuk karya bangsa lain,” kata Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi, Sabtu (11/10/2014).

Poin tentang kreativitas dan karya seni itu pula yang menjadikan Kustomfest selalu digelar di Yogyakarta saban tahunnya sejak pertamakali digelar pada 2012. Menurut Lulut, kustom kulture butuh tempat berkembang di kota yang aware dan respect pada seni.

Dengan begitu, yang dilihat pada hasil kustomnya adalah proses serta karya yang dihasilkan dan bukan sekadar nilai komersil. Yogyakarta menurutnya memenuhi semua syarat tersebut.

Hal ini juga tercermin dari tema ‘Kustom Rule!’ yang diusung pada pelaksanaan kali ini. Tema tersebut digambarkan Lulut sebagai nsemangat bahwa kustom tidak memiliki aturan yang terbentur batasan-batasan.

“Ekspresi dan elemen kustom dicurahkan pada karya yang tidak terkungkung batas namun tetap memerlihatkan ciri Indonesia,” jelas Lulut. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Kustomfest
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved