Tribun Jogja PAF 2014

Smuten Dipaksa Imbang, Muhi Menang Tipis

SMAN 10 Yogyakarta gagal meraih hasil positif pada laga pertama penyisihan Grup 18 Tribun Jogja Putih Abu-Abu Futsal (PAF) 2014

Tayang:
Penulis: dnh | Editor: Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMAN 10 Yogyakarta gagal meraih hasil positif pada laga pertama penyisihan Grup 18 Tribun Jogja Putih Abu-Abu Futsal (PAF) 2014 melawan SMAN 1 Ngemplak, Kamis (25/9). Kedua tim hanya bermain imbang 0-0.

Laga itu menjadi penting bagi SMAN 10, lantaran merupakan laga pertama setelah Smuten (sebutan SMAN 10) terkena blacklist pada gelaran Tribun Jogja PAF 2013. Pertandingan melawan SMAN 1 Ngemplak berlangsung dalam tempo cepat.

Kedua kubu saling menyerang lewat permainan terbuka pada awal babak pertama. Smuten pun lebih mendominasi serangan, sedangkan Ngemplak beberapa kali mencoba melakukan serangan cepat, namun selalu mentah di pertahanan lawan.

Pelatih SMAN 10, Agus Suratman menyebutkan, pemain SMAN 1 Ngemplak bermain bertahan dan susah ditembus. "Mereka bermain defence, dan kami tak bisa memanfaatkan hal tersebut. Ini jadi evaluasi kami pada laga selanjutnya," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih SMAN 1 Ngemplak, May mengatakan, pemainnya tak bermain sesuai harapan, dimana banyak bola terlepas. May melihat ini diakibatkan pemain belum percaya diri karena mereka tampil pada laga perdana.

"Kontrol pemain kurang, touch control anak-anak jelek. Selain juga tingkat pede kurang, sehingga saat mendapat peluang tak bisa diselesaikan secara baik," ujarnya.

Laga yang juga berjalan menarik pertemuan SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta kontra SMAN 1 Pakem. Bertanding di bawah dukungan masing-masing suporter, SMA Muhi berhasil meraih poin penuh atas SMAN 1 Pakem, skor tipis 2-1.

Kedua tim bermain bagus dan ngotot. SMA Muhi lebih menguasai pertandingan dan banyak memberikan tekanan. Namun gol baru tercipta pada babak kedua, tendangan pemain Muhi, Bagas, terkena pemain belakang SMAN 1 Pakem dan masuk ke gawang sendiri.

Tak berselang lama, SMAN 1 Pakem berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Gusti. Namun SMA Muhi berhasil unggul lagi melalui kaki Hidayat.

"Pemain bermain kurang sabar, penyelesaian akhir kurang bagus. Saya merasa kemenangan ini karena beruntung," ucap Andri Hergiawan, Pelatih SMA Muhi.

Sedang Pelatih SMAN 1 Pakem, Hanif Mustafa melihat, pemainnya kurang rileks saat bermain. "Tim bermain tegang, yang kedua pemain juga tak fokus. Selain juga karena masalah stamina yang tak bagus, sedangkan lawan bermain bagus," kata Hanif Mustafa.

Pada hari kedua pelaksanaan babak kualifikasi Tribun Jogja PAF 2014 terjadi hujan kartu merah. Hujan kartu merah terjadi pada laga SMKN 5 Yogyakarta melawan SMAN 1 Ngaglik. Kedua pemain dari dua tim itu, Alfian (SMKN 5 Yogyakarta) dan Andhika (SMAN 1 Ngaglik) harus diusir wasit karena bermain kasar. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved