BREAKING NEWS: Penjambret di Banguntapan Tewas Diamuk Massa
Penjambret yang berinisial WD (34) warga Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul tersebut meninggal di RSUD Panembahan Senopati
Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang penjambret yang beraksi di Dusun Balong, Potorono, Banguntapan, Bantul Rabu malam (24/9/2014) tewas setelah diamuk massa.
Penjambret yang berinisial WD (34) warga Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul tersebut meninggal di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Adapun korban penjambretan adalah Sumirah (33), warga Mertosanan Wetan RT 002, Potorono, Banguntapan, Bantul. Saat kejadian, ia tengah dibonceng oleh sang suami.
Begitu sampai di tempat kejadian perkara (TKP), Sumirah dan suaminya justru dipepet oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah.
Pembonceng sepeda motor Vixion secara tiba-tiba berusaha merebut tas yang dibawa Sumirah.
Kapolsek Banguntapan, Kompol Sudharsono menjelaskan, sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban hingga keduanya terjatuh. Saat itu juga, Sumirah segera berteriak minta tolong pada warga sekitar.
"Satu pelaku berhasil kabur, sementara yang satu berhasil ditangkap warga," kata Sudharsono.
Warga yang merasa kesal langsung menghajar WD hingga babak belur. Sedangkan rekannya masih belum diketahui keberadaannya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih berupaya melakukan pengejaran untuk menangkap rekan WD. (tribunjogja.com)