Tampil Percaya Diri Berkat Waxing

Waxing saat ini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup perempuan. Terutama yang peduli kebersihan dan memperhatikan penampilan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BELAKANGAN ini, waxing atau metode pencabutan bulu menggunakan gula yang dipanaskan mulai menjadi bagian gaya hidup kaum hawa, khususnya wanita karir. Meskipun ada juga penilaian sebaliknya, memiliki bulu kaki, tangan, atau punggung bagi wanita itu tetap indah.

Usaha tampil cantik wanita patut diapresiasi. Alasan beragam dilontarkan bagi mereka yang memilih waxing atau tetap mempertahankan keberadaan bulu-bulu di tubuhnya. Dari sekedar untuk kepuasan pribadi hingga kepuasan pasangan bagi yang sudah berkeluarga.

Banyak yang menyadari, setiap bulu di anggota tubuh kita diciptakan ada fungsinya, hanya saja, untuk merawatnya, ada beberapa cara yang ditempuh, salah satunya adalah dengan waxing ini.

Bagi wanita karir seperti Isye Dewi, yang terjun di dunia broadcasting ini, waxing saat ini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup perempuan. Terutama yang peduli kebersihan dan memperhatikan penampilan.

"Kalau nyoba pertama pasti sakit. Waxing kelebihannya praktis, karena gak nunggu lama udah bisa menghilangkan bulu-bulu yang mengganggu. Kalau mau nyaman bisa dilakuin sendiri pakai gula yang dihangatkan, tapi kalau belum pernah, mending ke layanan waxing saja," kata Isye.

Agar tak terjadi iritasi setelah melakukan waxing, Isye menyarankan supaya memperhatikan bagi mereka yang memiliki sensitif. Menurut Isye, iritasi berefek merah dan gatal hingga harus memakai krim hidrokortison. "Setelah waxing memang sebaiknya pakai lotion yang khusus juga ada anti iritasi dan menunda pertumbuhan rambut halus," kata Isye.

Pengalaman pertamakali Isye melakukan waxing adalah pada bagian kaki di sebuah spa. Namun, kulit Isye justru terindikasi iritasi. Semenjak saat itu, Isye memilih melakukannya sendiri di rumah dengan memakai salah satu produk yang dijual di pasaran.

"Kalau aku lebih ke under arm. Biasanya sebulan sekali cukup. Kaki udah gak lagi, biar apa adanya aja katanya malah bagus gitu. Kalau untuk bikini line emang banyak yang suka diwaxing karena jadi bersih banget. Tapi aku tidak berani karena di kaki dan under arm saja sering iritasi, terus harus pakai krim antiiritasi. Kalau bikini line sih sebaiknya dibersihkan sebelum jatah bulanan biar bersih dan nyaman pas menstruasi," ungkap Isye.

Lain halnya dengan Audre Nanda, dara yang berkecimpung di dunia marketing ini rajin melakukan waxing ke salon. Setidaknya sebulan sekali, bulu bagian kaki Nanda diwaxing.

Alasannya, ia memiliki bulu kaki yang menurutnya tergolong besar. "Cuma di kaki aja aku kalau waxing. Dengan waxing aku bisa percaya diri dan kakiku mulus,"

Soal waxing bikini line, Nanda menganggap itu sesuai kebutuhan masing-masing. Bila untuk alasan kesehatan, agar bersih dan terawat Nanda setuju melakukan waxing di area kewanitaan. "Kalau buat kesehatan ngga papa sih, bisa 2 bulan sekali," katanya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Waxing
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved