Breaking News:

Asmindo Targetkan Transaksi USD 600 Juta di IFFINA 2015

Menurut Yuli Sugianto selaku Ketua Asmindo Yogyakarta, pameran berskala internasional ini diperkirakan akan didatangi 4500 buyer

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pristiqa Ayun Wirastami

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pada gelaran International Furniture and Craft Fair Indonesia 2015 (IFFINA), Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menargetkan transaksi jual beli mencapai USD 600 juta.

Pameran kedelapan ini akan diselenggarakan di Eco Green Park Senayan pada tanggal 14-17 Maret 2015 di area seluas 15 ribu meter persegi, dimana seluas 700 meter persegi akan diisi pengusaha mebel dan kerajinan dari Yogyakarta.

Menurut Yuli Sugianto selaku Ketua Asmindo Yogyakarta, pameran berskala internasional ini diperkirakan akan didatangi 4500 buyer yang berasal dari 100 negara.

Selain itu, IFFINA 2015 akan diselenggarakan dengan konsep eco friendly yang diharapakan mampu makin banyak menarik seller dan buyer.

"Pameran kali ini bisa dibilang sebagai kebangkitan mebel dan home decoration. Mengingat kondisi ekonomi Amerika dan Eropa semakin membaik, sehingga kuantitas ekspor pun bisa semakin ditingkatkan," kata Yuli saat menggelar jumpa pers, Selasa (16/9/2014)

Diharapkan, lanjut Yuli, dalam lima tahun ke depan, Indonesia sudah bisa menghasilkan lebih dari 2 persen produksi mebel global atau senilai USD 8 -10 miliar per tahun.

Bahkan dalam 10 tahun ke depan Indonesia ditargetkan mampu mensupply 5 persen dari pangsa pasar mebel dunia.

"Jumlah ini sangat mungkin untuk dicapai mengingat melimpahnya bahan baku kayu, rotan, maupun bahan baku sumber daya alam lainnya," ujar Yuli. (tribunjogja.com)

Tags
Mebel
Penulis: tiq
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved