Sebaiknya Pelihara Ular dari Kecil
Retic Sumatera milik Yudha saat ini memiliki panjang sekitar empat meter, sementara retic jawa masing-masing memiliki panjang sekitar dua dan tiga met
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - JENIS ular berukuran jumbo seperti retic rupanya juga memikat Yudha, salah satu anggota Serpiente. Sejak lima tahun lalu, pria berkacamata ini sudah terpikat jenis retic. Saat ini Yudha memiliki tiga ekor retic asal Jawa dan Sumatera.
"Kebetulan aku suka ular berukuran jumbo. Kelihatan sangar aja dan asik kalau udah gede. Selain itu retic termasuk ular yang gak berbisa, jadi masih aman-aman saja kalo dipegang anak kecil. Dilepas di rumah juga aman-aman saja, kalau sudah jinak, ya paling cuma diem aja," kata Yudha.
Retic Sumatera milik Yudha saat ini memiliki panjang sekitar empat meter, sementara retic jawa masing-masing memiliki panjang sekitar dua dan tiga meter. Yudha menyarankan, bagi pemula yang ingin memelihara retic, sebaiknya mulai memelihara sedari kecil.
"Kalau untuk pemula sebaiknya beli yang baby kurang lebih panjang 1 meter. Kalau bisa beli baby retic CB/Captive breed, jangan yang WC/wild caught. Sebelum beli perlu siapkan kandang yang melebar ke samping bukan meninggi. Bisa dengan box kontainer yang diberi lobang untuk pernafasan ular atau gex untuk baby retic dan diberi alas koran untuk memudahkan dalam membersihkan kandang," terang Yudha.
Untuk makanan, Yudha menyarankan memberi makan retic dengan tikus, ayam atau kelinci. Jangka waktu pemberian makan bisa 1-2 minggu sekali. Ukuran pakan kira-kira dua kali lingkar perut ular. "Bersihkan dan ganti alas kandang seminggu sekali atau tiap ular kencing/pup. Sering handle baby retic untuk membentuk karakter ular ketika sudah dewasa," imbuh Yudha. (tribunjogja.com)