Breaking News:

Mencuri BBM, SPBU Borobudur Ditutup Sementara

Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 44.565.02 Borobudur, Kabupaten Magelang ditutup sementara sejak Rabu (13/8/2014)

Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
TUTUP: Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 44.565.02 Borobudur, Kabupaten Magelang ditutup sementara sejak Rabu (13/8) kemarin. Penutupan sementara ini, karena SPBU Borobudur dinilai PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan DIY telah melakukan pelanggaran berat terkait dugaan pencurian BBM. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 44.565.02 Borobudur, Kabupaten Magelang ditutup sementara sejak Rabu (13/8/2014). Penutupan sementara ini karena SPBU Borobudur dinilai PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan DIY telah melakukan pelanggaran berat terkait dugaan pencurian BBM.

Penutupan SPBU ini, membuat sejumlah pengendara yang melintas di jalur Borobudur-Salaman tak jadi mengisi BBM. Mereka kemudian membalikkan arah begitu melihat baliho yang bertuliskan “Mohon Maaf atas Ketidaknyamanannya. SPBU ini sedang dalam pembinaan”.

Baliho tersebut dipasang di pintu masuk SPBU. Sementara, suasana di SPBU tampak sepi, tak ada aktivitas kecuali penjaga yang sedang berada di dalam kantor. Menurut petugas yang berjaga di SPBU tersebut, penutupan dilaksanakan hari ini. Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan penutupan itu.

“Ya, memang ditutup. Masih dalam pembinaan,” kata petugas yang enggan disebut namanya itu saat ditemui Tribun Jogja.

External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah-DIY Roberth MV Dumatubun saat dikonfirmasi Tribun Jogja menjelaskan, pihaknya menjatuhkan sanksi tiga bulan kepada SPBU Borobudur.

Sanksi ini diberikan karena SPBU Borobudur terbukti melakukan pelanggaran berat yakni mencuri jatah BBM untuk SPBU Salaman dan SPBU Mendut selama 26 bulan. Akibat perbuatan SPBU Borobudur tersebut SPBU Salaman dan SPBU Mendut mengalami kerugian sekitar Rp1,8 miliar.

"Mulai hari ini (kemarin) SPBU Borobubudur akan diberikan pembinaan selama 3 bulan dalam bentuk skorsing. Kami tidak mengirim semua produk Pertamina ke SPBU tersebut," ujar Roberth. (Tribunjogja.com)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved