Tribun Properti

Cara Merawat Batu Alam Agar Tak Ditumbuhi Lumut

MENATA Menata hunian dengan batu alam akan menciptakan tampilan yang lebih natural.

Tayang:
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - MENATA Menata hunian dengan batu alam akan menciptakan tampilan yang lebih natural. Sayangnya, batu alam terbilang akrab dengan lumut. Apa saja faktor penyebabnya dan solusinya? Berikut ini ulasannya

Lumut pada batu alam umumnya tumbuh dari celah antar pasangan batu alam. Demikian pula pada batu alam. Sehingga dapat kita analisa tumbuhnya lumut pada batu alam diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu:

Pertama, faktor jenis batu alamnya. Pada faktor atau penyebab pertama ini tumbuhnya lumut atau jamur karakteristik batu alam sangat menentukan. Semakin lunak batu alam yang digunakan maka semakin mudah pula terkena lumut karena batu yang lunak umumnya dapat menyimpan kadar air dalam waktu yang lama.

Air adalah faktor utama tumbuhnya lumut. Sehingga antisipasi pertama adalah pilih batu alam dengan tingkat kekerasan tinggi seperti batu andesit, batu marmer, batu templek serta hindari penggunaan batu limestone seperti batu paras untuk penggunaan luar ruangan.

Kedua, faktor pasangan antar batu. Semakin buruk kualitas adukan semen sebagai perekat antara batu alam yang satu dengan yang lain maka semakin mudah ditumbuhi lumut. Kualitas adukan dapat dilihat dari terlalu besarnya komposisi pasir pada adukan acian sehingga sangat dominan unsur pasirnya.

Pasir sangat lah mudah menyerap air sehingga lumut dapat mudah tumbuh di sela sela pasangan. Jadi untuk mengatasi permasalahan kedua adalah dengan menjaga kualitas adukan semen. Gunakan sistem bayaran harian atau cost and fee, untuk bisa mengontrol pekerjaan pemasangan batu.

Jika Anda memanfaatkan jasa borongan, pilihlah yang berportofolio banyak di bidang ini. Seringkali, pekerjaan dengan sistem memiliki risiko turunnya kualitas pekerjaan. Tapi hal ini tetap bisa diatasi dengan pengawasan yang ketat.

Ketiga, jika batu alam sudah terpasang anda dapat menambahkan coating atau pelapis batu alam sehingga batu alam yang kita pasang tidak akan menyerap air. (ideaonline.co.id)

Tags
Batu alam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved