Tribun Properti
Karpet Cukup Dicuci Setahun Sekali
MARKETING Authentic Carpet, Saepul Hamdi mengatakan, karpet mendukung pemilik rumah untuk menampilkan ruangan rumah yang elegan dan berkelas
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - MARKETING Authentic Carpet, Saepul Hamdi mengatakan, karpet mendukung pemilik rumah untuk menampilkan ruangan rumah yang elegan dan berkelas. Ruangan yang tidak mendapat sentuhan karpet terasa kaku dan dingin.
"Biasanya karpet diutamakan untuk dipasang di ruang tamu. Jadinya karpet bisa langsung terlihat dan terasa oleh tamu. Kebanggaan tuan rumah di sini," jelasnya ketika ditemui di pameran di Ambarrukmo Plaza, pekan lalu.
Sedangkan bagi aktivitas pribadi pemilik rumah, karpet yang dipasang di ruang keluarga membuat anak anak lebih bebas beraktivitas. Orangtua tentu tidak terlalu khawatir ketika anaknya tidur tiduran ataupun beraktivitas lain di lantai yang telah dilapisi karpet.
Sedangkan untuk pemilik rumah yang telah memiliki karpet, menghadapi hari raya tentu perlu memersiapkan diri. Agar tampil lebih segar, ada baiknya karpet mendapatkan perawatan. Menurut Saepul, merawat karpet sejatinya tidak sulit.
"Kalau rutin dibersihkan, sebenarnya karpet cukup diberi parfum seminggu sekali. Untuk pencucian sebaiknya setahun sekali di tukang cuci khusus karpet. Namun apabila tidak ada waktu, sepanjang karpet tidak kena noda dan tidak berbau saja, cukup dibersihkan dengan vacuum cleaner," imbuhnya.
Bau tersebut, lanjut Saepul, biasanya berasal dari karpet yang terkena air. Apabila bahan karpet yang terkena air dari bahan wol, tentu menimbulkan bau khas. Apabila sudah seperti itu, sebaiknya karpet cepat dilepas dan dijemur.
Sigit menambahkan, perawatan rutin karpet juga perlu dilakukan. Misalnya saja paling tidak setiap 1 2 bulan karpet diangin anginkan selama sekitar satu jam. Untuk membersihkannya bisa memakai vacuum cleaner ataupun sapu lidi. Sedangkan apabila karpet harus dicuci, ia menyarankan pemilik rumah untuk memakai dry clean.
"Sebenarnya sih, dicuci basah biasa tidak apa apa. Tapi, sebaiknya dicuci dan dikeringkan sampai benar benar kering. Kalau ke tukang cuci saya menyarankan minta dry clean. Bukan apa apa, takutnya tukang cuci tidak memakai shampoo khusus karpet dan malah memakai deterjen yang bisa merusak karpet. Karena itu, sebaiknya dry clean saja," katanya. (toa)