Lipsus Penyakit Degeneratif di Yogya

Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Pemicu

Mengaplikasikan pola makan atau hidup sehat sebenarnya cukup sederhana dan murah

Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Pemicu
smartchampionplus.weebly.com
Ilustrasi : Penyebab Penyakit

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PENYAKIT degeneratif seperti Diabetes Mellitus (DM) bisa dikatakan sakit karena gaya hidup. Tak berlebihan memang ungkapan itu. Karena pola hidup maupun makan tak sehat cukup menjadi penentu seseorang bisa menderita sakit tersebut. Meskipun faktor-faktor lain juga turut memberi pengaruh.

Nutrisionis RSUP dr Sardjito, Yeni Prawiningdyah Mkes, membenarkan anggapan tersebut. Konsumsi pangan tanpa memertimbangkan asupan gizi untuk tubuh adalah pemicu sakit. Tak terkecuali seperti DM, stroke, kolestrol tinggi, hipertensi dan sebagainya.

"Jarang olah raga, tingkat stres, ditambah makan tak teratur dan tak sehat adalah kunci penyakit karena gaya hidup," kata Yeni.

Menurutnya, ada dua kelompok penderita penyakit gaya hidup. Pertama, masyarakat yang tahu cara hidup sehat namun enggan melaksanakan. Kedua, masyarakat yang sama sekali tidak tahu pola hidup sehat.

Karenanya perlu ada re-edukasi melalui berbagai cara. Pasalnya penyakit-penyakit ini akan memperpendek usia harapan hidup manusia. Hasilnya, masa depan para penerus menjadi semakin rentan jika tak ada orang yang peduli.

Yeni memaparkan, mengaplikasikan pola makan atau hidup sehat sebenarnya cukup sederhana dan murah. Manfaatnya akan sangat terasa karena mengurangi risiko terkena penyakit degeneratif.

Caranya adalah mengonsumsi makanan seimbang, yakni makanan mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin dan lainnya.

Semua kandungan itu dapat diperoleh dari tempe, tahu, daging, ikan, susu, air putih, nasi, gandum, ketela, sayur dan buah.

"Harga dari bahan makanan itu murah dan mudah didapat kan. Mari kurangi konsumsi junk food dan makanan atau minuman instan untuk kesehatan," beber Yeni.

Selain itu, hindari makanan digoreng adalah satu cara hidup sehat. Bahan makanannya, kata Yeni, memang bagus. Tapi kandungan dalam minyak goreng tidak dianjurkan dikonsumsi secara berlebih. Memasak dengan cara dikukus/direbus dipastikan memiliki kualitas lebih baik dan sehat untuk tubuh.

Merokok hampir semua orang tahu tak bagus bagi tubuh. Tapi, lanjut Yeni, kesadaran masyarakat untuk memeranginya masih cukup rendah.

Terbukti dengan masih banyaknya orang merokok tanpa memedulikan orang lain. Semisal, orangtua yang merokok di dalam rumah. Padahal terdapat istri dan anak yang tentu saja menjadi perokok pasif dan terpapar racun. (Tribunjogja.com)

Penulis: hdy
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved