Tabu Chalange Uji Kecepatan Jaringan Baru

Selama Tabu Challange yang digelar bersamaan dengan funwalk, tidak ada peserta yang melakukan komplain karena lambatnya jaringan Indosat

Penulis: tiq | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Tribun Jogja, Pristiqa Ayun Wirastami

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di gelaran funwalk bertajuk Luwak White Koffie Melangkah Bersama Tribun Jogja, Indosat membuktikan kualitasnya sebagai provider terbaik di Indonesia. Lewat Tabu (Tantangan Baru) Challange, Indosat mengajak para peserta yang hadir dalam funwalk tersebut untuk membuktikan sendiri kecepatan jaringan internet Indosat yang baru.

Saat ini, Indosat telah memperbarui jaringan internetnya. Alat-alat yang lebih modern telah dipasang untuk menggantikan alat lama. Menurut Dwi Wahyu Prasetyo selaku Marketing Communication Indosat, dalam Tabu Challange peserta diminta mengupload foto dan video dalam drive test.

"Dalam Tabu Challange kami telah menyiapkan 3 pos di sepanjang rute funwalk ini. Di setiap pos, peserta diminta membutikan sendiri kecepatan jaringan kami yang baru. Jika ada keluhan, bisa langsung komplain ke petugas kami yang ada di setiap pos," jelas Wahyu di Jogja Expo Center (JEC), Minggu (27/4).

Selama Tabu Challange yang digelar bersamaan dengan funwalk, tidak ada peserta yang melakukan komplain karena lambatnya jaringan Indosat. Menurut Wahyu, jaringan Indosat yang baru bisa menghasilkan kecepatan hingga 42 MB per second.

Namun, gadget yang digunakan pun harus sudah mampu mensupport jaringan baru Indosat ini. Gadget yang belum bisa support, hanya bisa menghasilkan kecepatan 7,2 MB per second.

"Kami kerjasama dengan Xperia untuk menawarkan paket bundling. Sebab handphone dari Sony Xperia hampir semua sudah bisa support jaringan baru kami," ungkap Wahyu.

Sedangkan menurut Dody Kusuma, Sales Area Manager Indosat, peserta Tabu Challange sudah memenuhi target. Saat ini, Indosat sedang berusaha meluaskan jaringan ini ke seluruh Indonesia. Di Yogyakarta, Indosat telah menambah kuota untuk jaringan baru.

"Yogyakarta adalah kota yang demand paket datanya sangat tinggi dibandingkan kota-kota lain. Sehingga berapapun kuota yang kami sediakan pasti akan habis," ujar Dody. (Tribunjogja.com)


Skandal Kuliner Terkait
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia

Tags
Indosat
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved