Aksi Vandalisme di Yogya
Selama Dua Pekan, Satlantas Terus Bersihkan Rambu Lalu Lintas
Pembersihan rambu-rambu lalu lintas yang terkena aksi vandalisme kembali dilakukan oleh petugas
Penulis: dnh | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pembersihan rambu-rambu lalu lintas yang terkena aksi vandalisme kembali dilakukan oleh petugas. Kemarin, Jumat (25/4) petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta beserta petugas dari Satlantas Polresta Kota Yogyakarta membersihkan beberapa rambu di beberapa jalan protokol di Kota Yogyakarta.
Sekitar pukul 08.00 WIB, sekitar 50 petugas gabungan sudah berkumpul di kawasan Tugu Yogyakarta. Selang beberapa saat, petugas gabungan tersebut membersihkan rambu-rambu yang terkena aksi vandalisme yang ada di sekitar Tugu.
Pembersihan tersebut tidak hanya dilakukan di kawasan Tugu saja, namun juga ke jalan-jalan protokol lain. Untuk kemarin Jumat, awalnya direncanakan dilakukan di beberapa penggal jalan seperti jalan antara simpang demangan sampai simpang empat Gramedia, simpang empat Gramedia sampai Tugu dan dari Tugu hingga Titik Nol KM.
Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Bimbingan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Sugeng Sanyoto yang ikut hadir langsung dalam pembersihan tersebut menjelaskan bahwa upaya pembersihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi dari rambu-rambu tersebut. Karena dengan adanya aksi vandalisme tersebut, fungsi rambu-rambu yang ada menjadi terganggu.
“Kita mengutamakan untuk membersihkan rambu yang ada di jalan-jalan protokol. Ini akan kita lakukan secara terus menerus, bahkan pada hari Minggu. Tadi kami sudah menyisir dari demangan sampai tugu sudah relatif bersih, maka pembersihan dimulai dari Tugu hingga titik Nol,” kata Sugeng.
Pembersihan tersebut dilakukan dengan beberapa cara, seperti dengan menghapus coretan-coretan dengan cairan tiner dan bensin serta beberapa peralatan lain. Tak hanya itu, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta juga menerjunkan satu buah mobil crane untuk mengoptimalkan pembersihan.
“Mobil crane kita gunakan untuk membersihkan rambu-rambu yang sulit terjangkau,” kata Sugeng Sanyoto.
Sugeng menjelaskan bahwa, pihaknya akan langsung membersihkan jika ada rambu yang kembali terkena aksi vandalisme. Selain jika ada yang sudah tidak bisa dibersihkan maka akan langsung diganti dengan yang baru.
“Yang penting action, langsung kita terjun ke lapangan. Begitu ada yang kotor akan dibersihkan,” tegas Sugeng.
Sementara itu, Waka Satlantas Polresta Yogyakarta AKP Nuning Sukarminingsih menyebutkan bahwa dalam dua minggu kedepan aksi bersih rambu akan digalakan. Hal tersebut sesuai dengan arahan dari Kapolresta Kota Yogyakarta, Kombes R Slamet Santosa.
“Rencana awal kegiatan ini akan dilakukan selama dua pekan, namun akan ditambah waktunya jika diperlukan,” kata Nuning. (dnh)
Skandal Kuliner Terkait :
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia