Tribun Minggu

The Art of Living untuk Hidup Lebih Bahagia

SUDAH menjadi kodratnya bahwa semua manusia ingin hidup sehat, tenang, damai, dan bahagia.

Penulis: rap | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Riezky Andhika Pradana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SUDAH menjadi kodratnya bahwa semua manusia ingin hidup sehat, tenang, damai, dan bahagia. Bagi sebagian kaum perkotaan, termasuk di kota Yogyakarta kebahagiaan materi tentu tidaklah cukup. Masyarakat pun kemudian mencari sebuah sistem spritual dan perawatan kesehatan yang ideal. Di antara model gaya hidup tersebut adalah praktik yoga.

Menurut sejarahnya praktik yoga dilatar belakangi oleh ilmu pengetahuan universal, yakni tentang seni pernafasan, anatomi tubuh manusia, cara mengatur pernafasan yang di sertai senam untuk melatih konsentrasi, menyatukan pikiran, dan sebagainya.
Menurut para praktisinya yoga dan meditasi adalah obat penenang alami, aktivitas ini pun dipercaya bukan sebuah ritual keagamaan, namun lebih dianggap sebagai seni dalam menjalani hidup, 'the art of living'.

Berbagai kelas yoga dan meditasi pun bertebaran di Yogyakarta, dan menawarkan berbagai program untuk berbagai kebutuhan peminatnya. Mulai dari yoga yang dikombinasikan dengan body treatment, dan pengaturan pola makan sehat untuk mencapai tubuh sehat dan ideal, terapi untuk membantu orang dengan masalah khusus pada tulang belakang, kelas yoga khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus seperti down syndrome, cerebral palsy (cp), autis, dan sebagainya, kelas khusus ibu hamil untuk membantu proses kehamilan dan persalinan yang nyaman, hingga kelas meditasi yang diadakan setiap bulannya.

Kanditha Aliena Rechta adalah satu di antara warga Yogyakarta yang menekuni yoga. Awalnya perempuan yang akrab disapa Etha ini hanya iseng-iseng karena diajak temannya, namun pada akhirnya ia justru lebih rajin latihan dibanding teman-temannya tersebut. "Saya tertarik karena yoga melatih relaksasi otak dan tubuh melalui pernafasan, serta membentuk postur tubuh menjadi lebih indah dan lentur," ujarnya kepada Tribun Jogja.

Etha menjelaskan bahwa aliran yoga ada bermacam-macam, yang ia suka adalah hatha yoga, astangha yoga, dan power yoga. Perempuan kelahiran Sukabumi, 29 Juli 1988 ini mengaku dengan berlatih hatha yoga dapat meningkatkan keseimbangan antara tubuh dan pikiran, serta meningkatkan kesehatan, dan mengurangi tingkat stress. Sedangkan manfaat yang didapat dari Ashtanga yoga adalah meningkatkan sirkulasi, stamina, menurunkan berat badan, serta menguatkan otot tubuh. "Power yoga adalah perkembangan dari astangha yoga, yang manfaatnya hampir sama dengan astangha yoga," tutur perempuan yang hobi menyanyi, dan membuat lagu ini.

Dalam sebulan biasanya Etha menjalani 4 hingga 6 kali latihan di kawasan Kuncen Yogyakarta. Hingga saat ini ia sudah lebih dari tiga kali pindah tempat berlatih, namun kali ini ia sudah merasa cocok instruktur favoritnya. Ibu rumah tangga yang sedang hamil muda ini memang sangat hobi berolahraga, selain yoga perempuan yang memiliki usaha minuman shake dan smoothies ini juga aktif fitnes, aerobik, hiphop dance, renang, dan thai boxing.

Lain halnya dengan pria bernama Immanuel Cristiananto ini, yang menginspirasinya berlatih yoga adalah ayahnya. Ketika muda ayahnya menggeluti ilmu beladiri dan tenaga dalam, saat itu yoga adalah sarana ayahnya dalam mengolah tubuh dan energi. Ketika saya masih anak-anak, sang ayah mengajarinya berlatih beladiri, dan salah satu latihannya adalah yoga, termasuk latihan meditasi untuk mengolah tubuh dan energi.

Ketika SMA, pria yang biasa disapa Noel Kriwool ini bergabung di ekstrakurikuler teater. Dalam berlatih teater, ia juga diajari meditasi dan pernafasan perut atau diafragma. Menurutnya hal ini berguna untuk membangun konsentrasi dan kekuatan suara, karena pemain teater diharuskan mempunyai vokal yang kuat ketika bermain drama dan konsentrasi dengan peran yang dimainkan.

Seiring berkembangnya waktu, pria kelahiran Yogyakarta, 19 Agustus 1985 ini menyadari bahwa peran yoga sangat penting dalam profesinya sebagai penyiar radio dan MC. "Karena saya dituntut untuk bisa berbicara dengan power yang besar dan kepercayaan diri yang tinggi. Yoga membantu saya mengolah tubuh dan tenaga saya dengan baik walau dengan waktu yang singkat," ujar Noel.

Menurut Noel yoga bermanfaat tidak hanya untuk tubuh, tapi juga untuk relaksasi. gerakan dalam pose yoga yang dinamis sangat bersinergi dengan pola pernafasan. Secara etimologi, kata yoga berarti penyatuan baik dengan alam dan tuhan. Karena itu, lanjutnya, pose dalam yoga pada dasarnya adalah gerakan yang meniru alam sekitar seperti, binatang dan tumbuhan.

"Uniknya setiap pose yoga mempunyai target yang tepat kepada area otot yang dituju dengan mengunakan berat badan sendiri. ini adalah kombinasi antara kekuatan dan keseimbangan tubuh," jelas Noel yang hobi mengkoleksi dan modifikasi Vespa ini.

Pria yang juga gemar melukis, dan surfing ini berlatih yoga hampir setiap hari, terutama Senin sampai Jumat. Biasanya ia berlatih di rumah dan di tempat gym pada umumnya. Menurut pria yang sedang menyiapkan diri mengikuti TTC (Teacher Training Course) yoga di India ini untuk menjaga kesehatan selain dengan yoga juga dianjurkan untuk menjaga nutrisi makanan yang dikonsumsi, selain itu pola istirahat juga menjadi hal yang sangat penting.

Pria yang juga masih sibuk menjadi MC di berbagai event ini sedang memaksimalkan kemampuannya dalam yoga. Rencananya pertengahan tahun ini Noel akan berangkat ke India untuk mendapatkan sertifikat international pengajar yoga. (rap)

Skandal Kuliner Terkait
Disegel, Bakpia Tidak Asli Jadi Buronan di Malaysia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved