Breaking News:

Capres 2014

Ini Alasan Jumhur Hidayat Dirikan ARM dan Dukung Jokowi Capres

Jumhur mengaku tidak ada kesepakatan khusus dengan parpol tersebut.

Ini Alasan Jumhur Hidayat Dirikan ARM dan Dukung Jokowi Capres
Tribunnews/Herudin
Mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat

Laporan Reporter Tribun Jogja,M Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat,  saat ini mendirikan Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) dan mendukung pemenangan PDIP serta pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Presiden. Terkait hal itu, Jumhur mengaku tidak ada kesepakatan khusus dengan parpol tersebut.

“Saya memilih PDIP atas kehendak sendiri, dan tidak ada deal apa-apa dengan PDIP, ingat ini ya. Saya pokoknya itu dijalankan (Trisakti Bung Karno) sudah cukup,” katanya usai menghadiri deklarasi ARM Yogyakarta mendukung pencapresan Jokowi di Nusantara Café, Jalan Nologaten, Sleman, DIY, Kamis (20/3/2014).

Menurutnya, pendirian ARM pada 8 Maret lalu dan pemilihan PDIP dalam pemenangan Pemilu mendatang adalah murni atas kehendaknya sendiri. Ia juga menolak bahwa bergabungnya dirinya itu karena kekecewaannya atas ditolaknya sebagai peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, serta dipecatnya dari jabatan Kepala (BNP2TKI)11 Maret lalu.

“Saya adalah civil society menjabat sebagai Kepala BNPTKI dan saya terimakasih memeroleh pengalaman di situ. Namun saya harus punya orientasi politik, ya seperti Trisakti Bung Karno. Maka saya melihat waktu itu ada kesempatan untuk konvensi, kalau saya ada di situ pasti bisa ikut. Tapi saya tidak diajak,” ungkapnya.

Padahal, lanjutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk bergabung dalam konvensi capres tersebut. Namun ia justeru mengaku tidak diberikan kesempatan untuk berkompetisi menuangkan gagasan-gagasan demi kemajuan bangsa.

“Setiap warga negara punya hak. Bukannya kecewa. Saya tidak boleh ikut artinya ya saya boleh kemana saja,” ujarnya.

Adapun dukungan ARM terhadap PDIP dan Jokowi, sebelumnya sudah melalui proses seleksi antara dirinya selaku petinggi ARM dengan sejumlah kelompok masyarakat. Setelah dilakukan penilaian terhadap sejumlah parpol, maka pilihan mengerucut pada parpol berlambang kepala banteng tersebut.

“Mudah-mudahan Pak Jokowi betul-betul menjalankan Trisaksi Bung Karno. Maka kita akan kawal semuanya, supaya tidak keliru,” kata Jumhur.(*)


Skandal Kuliner Terkait :

Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya

Penulis: had
Editor: Rina Eviana Dewi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved