Indeks Harga Saham Gabungan
IHSG Terbawa Pelemahan Bursa Amerika
Mayoritas indeks sektoral pada hari ini membukukan pelemahan, penurunan terbesar dipimpin oleh indeks sektor agriculture
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Mona Kriesdinar
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pelemahan yang terjadi di bursa Amerika pada perdagangan hari Selasa kemarin, terbawa efeknya ke bursa regional dan dalam negeri. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi mayoritas bursa dibuka melemah. Begitu juga dengan bursa efek Indonesia yang dibuka di zona negatif.
“Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona merah tanpa kesempatan untuk menguat di zona hijau. Akhirnya pada penutupan IHSG ditutup melemah -19.83 poin atau -0.42 persen dan berada di level 4.684,” kata Analis Danareksa Sekuritas Elton Buyung Satrianto, Rabu (12/3).
Transaksi yang mengiringi pelemahan indeks hari ini relatif ramai dengan membukukan total transaksi seebesar 6.047 miliar. 5.7 miliar saham hari ini diperdagangkan di bursa, dan Investor asing tampak sedikit merealisasikan posisi untungnya, dengan membukukan penjualan bersih sebesar 131 miliar.
Mayoritas indeks sektoral pada hari ini membukukan pelemahan, penurunan terbesar dipimpin oleh indeks sektor agriculture, yang hari ini melemah -1.60 persen, diikuti oleh indeks sektor pertambagan yang tercatat melemah -1.51 persen dan sektor industri dasar di peringkat tiga dengan pelemahan sebesar -1.25 persen.
Sedangkan sektor properti hari ini berhasil membukukan kenaikan sebesar +0.76 persen diikuti oleh sektor konsumer yang tercatat menguat +0.60 persen.
Dari bursa regional, Indeks Nikkei hari ini tercatat membukukan pelemahan sebesar -2.59 persen kemudian indeks Hangseng yang tercatat melemah -1.65 persen diikuti indeks Kospi yang juga melemah -1.60 persen . Indeks SHanghai melemah tipis saja -0.17 persen.
Perdagangan saham esok hari nampaknya akan mengikuti pergerakan bursa regional, range perdagangan IHSG masih berada di support 4.630 - 4.602 serta resistan level berada di 4.706.(tribunjogja.com)
Skandal Kuliner Terkait :
Bakpia Tidak Asli Merajalela di 7 Titik Penting di Yogya