PSS Sleman
Disita Petugas Bandara, Saktiawan Gagal Bawakan Durian Medan
Saktiawan Sinaga gagal membawa oleh-oleh khas Durian Medan ke mes pemain di Maguwoharjo.
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - NIAT hati ingin membawa buah tangan berupa Durian Medan yang terkenal enak rasanya untuk rekan-rekannya di PSS Sleman, Saktiawan Sinaga yang baru saja datang dari tanah kelahirannya gagal membawa oleh-oleh khas Medan itu ke mes pemain di Maguwoharjo.
Penyebabnya yaitu tak lolos pemeriksaan oleh petugas di Bandara yang memang melarang barang bawaan, khususnya barang yang berkategori 'dangerous good item', apakah durian masuk dalam bawaan berbahaya, tentu tidak, namun buah itu memang tak diperbolehkan lantaran aromanya yang menyengat.
Durian tak bisa masuk bersama di kabin penumpang lantaran dianggap menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain yang tak suka dengan aromanya, efeknya bisa membuat penumpang lain muntah dan sebagainya. "Yah, duriannya tidak lolos diperiksa orang kargo, maaf teman-teman," katanya disusul tawa.
Walhasil, Sakti yang hanya membungkus Durian itu dengan kardus merelakan buah tangan itu ditangan petugas yang sebelumnya melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang, padahal sebelumnya dia sengaja pergi ke pasar khusus membeli durian Medan yang tersohor legitnya.
Sakti kini sudah berada di Sleman bergabung dengan pemain lain, dia juga membawa seorang pemain bek yang sedang dibutuhkan oleh Sartono Anwar untuk mengisi skuatnya. Pemain itu tak lain, Erwinsyah "Monang" Hasibuan, mantan pemain PSMS Medan alias rekan satu tim Saktiawan semusim lalu.
"Iya nih bang, dia ikut seleksi sebab Satrio mundur, Ditanya pak sartono?mainnya bagus...?? Sakti jawab: coba aja pak..kan seleksi,nggak bagus coret aja pak,"kata pemain 32 tahun tepat 19 Februari 2014 itu. (Iwe)