Breaking News:

Relawan Demokrasi Kota Yogya Mulai Bergerak Sosialisasi Anti Golput

Para anggota Relawan Demokrasi ini berasal dari masyarakat sipil dan tidak dibatasi oleh tingkat pendidikan

TRIBUNJOGJA.COM | PRISTIQA AYUN WIRASTAMI
RELAWAN DEMOKRASI - (ki-ka) Okti dan Nurul, dua relawan demokrasi KPU Kota Yogya setelah memberikan sosialisasi Pemilu 2014 di SMAN 9 Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pristiqa Ayun Wirastami

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Pemilu 2014, KPU Kota Yogyakarta melakukan berbagai upaya untuk menekan angka Golput, salah satunya dengan membentuk Relawan Demokrasi yang berjumlah 25 orang. Para anggota Relawan Demokrasi ini berasal dari masyarakat sipil dan tidak dibatasi oleh tingkat pendidikan, serta umur.

Relawan Demokrasi ini bertugas untuk memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula, perempuan, difabel, kelompok minoritas, dan kelompok agama. Materi yang diberikan berupa ajakan untuk menggunakan hak pilih mereka.

Okti Tersani dan Nurul Hafizah, dua diantara para Relawan Demokrasi KPU Kota Yogyakarta yang bertugas memberikan sosialisasi kepada para pemilih pemula menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung sampai menjelang hari Pemilu tiba.

"Kita akan terus melakukan sosialisasi sampai hari menjelang Pemilu. Ini upaya untuk mengurangi tingkat golput," jelas Okti, saat ditemui Tribun Jogja setelah melakukan sosialisasi pada pemilih pemula di SMA Negeri 9 Yogyakarta, Rabu (22/1/2014).

Lalu Nurul menambahkan, untuk ranah sosialisasi pada pemilih pemula akan difokuskan pada sekolah negeri dan beberapa kampus yang berada di Kota Yogyakarta.

"Batasan wilayah sosialisasi kita masih terbatas pada wilayah kota. Untuk SMA, kita fokus dulu pada sekolah negeri. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mengunjungi sekolah-sekolah swasta," terang Nurul. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved