Inter Island Cup

Persiba Bantul Tahan Imbang Gresik United 3 - 3

Meski gagal lolos babak delapan besar, paling tidak anak asuh Sajuri Syahid bisa pulang ke Bantul dengan membawa satu poin

Laporan Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, KEDIRI - Persiba Bantul menutup keikutsertaannya di turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014 dengan hasil yang tak begitu mengecewakan. Meski gagal lolos babak delapan besar, paling tidak anak asuh Sajuri Syahid bisa pulang ke Bantul dengan membawa satu poin usai menahan imbang Gresik United 3 - 3 di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (15/1/2013) malam.

Skuat Persiba Bantul yang memasang target mendapatkan poin sebenarnya cukup tampil impresif dengan kombinasi materi pemain saat melawan Persebaya Surabaya dan Persik Kediri di laga sebelumnya.

Sayang, laga baru berjalan lima menit kiper Persiba Andi Setiawan sudah harus memungut bola dari gawangnya. Adalah pemain Gresik United asal Jepang, Shohei Matsunaga yang berhasil mencetak gol pembuka setelah sebelumnya melakukan kerjasama one-two dengan Pape Ndiaye.

Tak ingin pulang ke Bantul tanpa poin, Johan Manaji balik melakukan serangan sporadis ke arah pertahanan Gresik United. Sayang, lini tengah Persiba justru keteteran karena terlalu asyik menyerang.

Imbasnya, gawang Persiba nyaris kebobolan di menit 24. Beruntung, tendangan keras Reza Mustofa masih membentur mistar gawang Persiba yang dijaga Andi Setiawan.

Terus mendapat tekanan, barisahan pertahanan Persiba makin rawan ditembus. Kondisi ini berujung pada gol Pape Ndiaye yang kini berganti mendapat sodoran bola terukur dari pemain belakang Gresik United, Oktavio Dutra. Persiba makin tertinggal 0 - 2.

Tertinggal dua gol tak membuat Laskar Sultan Agung putus asa. Menit 38, tendangan spekulasi dari sudut kiri pertahanan Gresik United oleh Jejen nyaris memperkecil ketertinggalan Persiba. Sayang kiper Sandi Firmansyah berhasil menghalau datangnya bola.

Gol Persiba akhirnya lahir lima menit berselang. Tendangan keras striker anyar Persiba, Jejen mengalir deras ke arah gawang Gresik United setelah berhasil menyambar assist Majid Mony di muka gawang.

Babak kedua, Persiba makin berhasrat menyamakan kedudukan. Wing back Persiba, Anwarudin juga kerap membantu serangan-serangan yang dibangun Persiba di lini depan tim.

Hasilnya positif, menit 48 publik Gresik United harus tertunduk lesu. Berawal dari umpan lambung Ramadhan Saputra bola sempat mendapat halauan bek Gresik United, Mahyadi Panggabeyan dan sempat mengarah ke gawang. Beruntung, upaya Oktavio Dutra menghalau bola dengan cara melakukan heading justru mengarahkan bola ke gawang sendiri. Skor imbang 2 - 2.

Sayang, sepuluh menit berselang Gresik United kembali unggul. Lagi-lagi Pape Ndiaye menjadi kreator terciptanya gol Gresik United setelah menusuk pertahanan Persiba lalu melepas umpan lambung ke arah muka gawang persiba dan diteruskan Jimi Suparno melalui heading.

Laga akhirnya ditutup dengan satu gol dari M Isnaini. Mantan pemain PSPS Pekanbaru itu mampu menyamakan kedudukan setelah melakukan sontekan usai kiper Gresik United, Sandi Firmansyah gagal menangkap bola.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan tak ada tambahan gol tercipta. Masuknya Ugiek di menit 80 menggantikan M Isnaini juga tak banyak membantu serangan Persiba. Skor berakhir imbang 3 - 3. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved