Untuk Dapat Brevet Penerjun, Taruna AAU Harus Selesaikan 3 Tipe Latihan
Para Dasar terjun payung merupakan latihan kematraan yang wajib diikuti oleh Taruna AAU Tingkat II
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 99 Sersan Taruna Tingkat II Akademi Angkatan Udara (AAU), mengikuti latihan Para Dasar terjun payung di Lanud Sulaiman Bandung. Upacara pemberangkatan kontingen latihan para dasar taruna AAU tingkat II (werving 2012) dipimpin oleh Wakil Gubernur AAU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Iman Sudrajat, S.IP dalam suatu upacara militer di Lapangan Dirgantara AAU, diikuti seluruh pejabat, dan personel AAU termasuk para Taruna, Kamis (9/1/2014).
Para Dasar terjun payung merupakan latihan kematraan yang wajib diikuti oleh Taruna AAU Tingkat II. Latihan dilaksanakan selama satu bulan mulai tanggal 9 Januari hingga 11 Februari 2014 di Lanud Sulaiman. Materi latihan meliputi teori Ground School dan praktek terjun.
Gubernur AAU Marsda TNI Tabri Santoso, S.IP dalam amanatnya menegaskan, dalam latihan para dasar para Taruna AAU diharapkan dapat menjaga keselamatan dan selalu mengadakan cek dan ricek sebelum melaksanakan latihan. Para dasar ini bertujuan untuk memperkuat karakter air crew serta calon Perwira TNI AU.
Dalam kurikulum pendidikan AAU, selain Terbang layang, masih ada dua latihan lagi kematraan yang diakhir kegiatan ditandai dengan penyematan brevet yaitu latihan Para Dasar Terjun Statik dan latihan Sea and Jungle Survival (*)