Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG Melorot ke Level 4.174

Pelemahan indeks dipimpin oleh sektor aneka industri yang pada hari membukukan penurunan sebesar 2.70 persen

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Mona Kriesdinar

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di bursa efek indonesia hari ini kembali terkapar akibat tekanan jual yang masih tinggi.

Masih dimotori kekhawatiran investor akan tapering off dari stimulus Amerika yang diyakini akan secepatnya dilakukan, mengacu data-data ekonomi Amerika yang menunjukkan perbaikan, bursa dalam negeri dan nilai tukar rupiah melemah.

Sejak dibuka pada awal perdagangan, IHSG melemah mengikuti pergerakan bursa utama asia, namun ketika bursa utama asia menguat di teritori positif, bursa dalam negeri semakin turun dan akhirnya ditutup di 4.174 dengan penurunan -37.38 atau -0.88 persen.

Analis Danareksa Sekuritas, Elton Buyung Satrianto mengatakan transaksi yang terjadi dibursa juga relatif sepi dengan hanya membukukan total transaksi hanya sebesar 4.520 miliar dengan transaksi di pasar reguler tercatat sebesar 3.210 miliar. Investor asing masih senang untuk keluar dari pasar, hari ini membukukan penjualan bersih yang mencapai 341 miliar.

Pelemahan indeks dipimpin oleh sektor aneka industri yang pada hari membukukan penurunan sebesar 2.70 persen, diikuti oleh sektor manufaktur yang juga mengalami pelemahan sebesar 1.52 persen dan sektor industri dasar yang hari ini melemah 1.34 persen.

Indeks bursa utama asia hari ini ditutup bervariatif, Indeks Nikkei membukukan kenaikan +0.40 persen, indeks Hangseng juga membukukan kenaikan sebesar +0.12 persen, sedangkan indeks Kospi mengalami pelemahan -0.26 persen bersama dengan indek Shanghai yang melemah -0.31 persen.

Pergerakan IHSG minggu depan diperkirakan akan lebih banyak tertekan, mengingat pertemuan FOMC akan dilaksanakan tanggal 17-18 Desember diharapkan akan memutuskan spekulasi investor mengenai kapan dimulainya tapering off, IHSG diperkirakan akan bergerak dengan suppirt 4.161 - 4.045 serta level resistan indeks berada di 4.200 - 4.275.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved