Indeks Harga Saham Gabungan
IHSG Masih Rentan Pelemahan
Masih beredarnya isu tappering off juga membuat pelaku pasar bersikap wait & see
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Arif Wicaksono
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pada perdagangan Jumat (6/12/2013) diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada support 4178-4200 dan resistance 4236-4244.
Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, menuturkan cenderung melemahnya laju bursa saham AS memberikan imbas yang cukup negatif pada laju bursa saham Asia. Kedua faktor ini akan berimbas pada laju IHSG yang masih memperpanjang penurunannya.
"Di sisi lain, belum adanya berita yang positif lanjutan dari dalam negeri membuat IHSG tampak masih belum dapat beranjak dari pelemahannya," kata Reza di Jakarta, Jumat (6/12/2013).
Masih beredarnya isu tappering off juga membuat pelaku pasar bersikap wait & see. Tak ketinggalan, naiknya harga minyak mentah dunia turut memberikan implikasi pada laju bursa saham Asia.
Dari Eropa, laju bursa sahamnya sempat mencoba berbalik arah positif seiring mulai banyaknya aksi beli yang terjadi. Akan tetapi, positifnya kondisi pasar yang mulai terbatas dan bukan tidak mungkin mengalami pelemahan.
Di sisi lain, pelaku pasar juga harap-harap cemas terhadap rilis beberapa data-data ekonomi AS yang nantinya akan dimungkinkan akan segera melakukan pengurangan stimulus.
"Meski sifatnya baru spekulasi, kepanikan yang terjadi membuat pelaku pasar lebih memilih mengamankan portofolio masing-masing," katanya.
Spekulasi akan dimulainya tappering off pada bulan ini membuat laju bursa saham AS bernasib sama dimana masih dalam pelemahannya.
"Padahal data-data yang dirilis ada beberapa yang cukup baik seperti turunnya defisit balance of trade dan positifnya new home sales," jelasnya.
Secara teknikal indeks berpola menyerupai three black crows dekati lower bollinger bands (MBB). MACD masih menurun dengan histogram positif yang memendek.
RSI, William's %R, dan Stochastic kembali melanjutkan downreversal. Laju IHSG sempat berada dalam kisaran target support (4220-4238) dan ditutup di 4.216,89 turun 24,41bps atau 0.58 persen pada Kamis (5/12/2013) kemarin seiring masih banyaknya terjadi aksi jual.(*)