Angie Pingsan Usai Jalani Pemeriksaan KPK

Putri Indonesia 2001 yang akrab disapa Angie itu baru menyudahi pemeriksaan selama enam jam.

Angie Pingsan Usai Jalani Pemeriksaan KPK
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Angelina Sondakh selesai dipriksa sekitar 5 jam di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (2/9/2013). Mantan Putri Indonesia dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ) 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan anggota DPR dari Partai Demokrat, Angelina Sondakh, pingsan usai diperiksa penyidik di kantor KPK, Jakarta, Jumat (6/12/2013) petang.

Kejadian yang menimpa Angie, sapaan akrabnya, ini bermula saat dia meninggalkan kantor KPK usai diperiksa penyidik.

Angie yang menjadi terpidana kasus korupsi proyek Kemenpora dan Kemendiknas itu baru saja menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi kasus penerimaan gratifikasi terkait pelaksanaan proyek PT DGI dan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pembelian saham PT Garuda Indonesia, untuk Tersangka Muhammad Nazaruddin.

Putri Indonesia 2001 yang akrab disapa Angie itu baru menyudahi pemeriksaan selama enam jam.

Saat meninggalkan kantor KPK sekitar pukul 16.05 WIB, Angie kembali meneteskan air mata. Kelopak matanya pun tampak sebam.

Tubuh Angie tampak susah payah saat berusaha keluar dari himpitan puluhan wartawan yang inging mewawancarai dan mengambil wajahnya. Angie tampak terkulai lemas saat dirinya bisa masuk dan duduk di kursi mobil tahanan.

Kerumunan puluhan wartawan mencari saat mobil tahanan yang membawa Angie meninggalkan kantor KPK melalui pintu keluar.

Namun, tak lama kemudian, mobil tahanan yang membawa Angie itu kembali masuk ke dalam area kantor KPK. Kejadian yang tidak bisa itu membuat puluhan wartawan kembali terkejut dan langsung mendekati mobil tahanan itu.

Tiba-tiba, seorang petugas KPK keluar dari mobil tahanan itu. Dengan wajah panik, ia meminta seorang security agar memanggil dokter KPK.

"Mas, mas, tolong panggil dokter," pintanya.

Dua petugas keamanan KPK yang berjaga bergegas menunju mobil tahanan.

"Tolong, wartawan-wartawan yang perempuan, bantu angkat Mbak Angie ke dalam," teriak petugas KPK itu.

Sejumlah petugas keamanan KPK dibantu beberapa wartawati tampak susah payah saat menggotong tubuh Angie. Lagi-lagi, puluhan wartawan lainnya mendekat. Tubuh Angie kembali kesulitan untuk dibawa ke dalam kantor KPK.

Belum diketahui, apa yang menyebabkan Angie pingsan. Namun, setiba di kantor KPK, Angie sudah tampak bersedih. Hal itu tampak dengan air mata yang terus menetes dari matanya.

Belum diketahui pula, penyebab Angie menangis di kantor KPK ini.(*)

Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved