Angie Peluk Erat Sang Ayah Saat Tinggalkan Gedung KPK

KPK menyatakan, Angie pingsan karena pusing dengan kilatan atau blitz kamera, sebagaimana pengakuannya kepada dokter.

Angie Peluk Erat Sang Ayah Saat Tinggalkan Gedung KPK
Warta Kota/Henry Lopulalan
Terpidana kasus korupsi proyek Hambalang, Angelina Pingkan Patricia Sondakh, seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Jumat (6/12/2013). Ia pingsan seusai diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan tindak pidana pencucian uang pembelian saham PT Garuda Indonesia dengan tersangka mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Angelina Sondakh, akhirnya bisa meninggalkan kantor KPK setelah mendapatkan perawatan medis karena pingsan. Angie, sapaan akrab Angelina, pingsan saat meninggalkan kantor KPK usai diperiksa penyidik pada Jumat (6/12/2013) petang.

Angie diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi Muhammad Nazaruddin terkait proyek yang dilaksanakan PT DGI dan Tindak Pidana Pidana Pencucian Uang (TPPU) pembelian saham PT Garuda Indonesia. Angie sendiri merupakan terpidana kasus korupsi proyek Kemenpora dan Kemendiknas.

KPK menyatakan, Angie pingsan karena pusing dengan kilatan atau blitz kamera, sebagaimana pengakuannya kepada dokter.

Angie keluar dari kantor KPK sekitar pukul 19.40 WIB. Angie tampak memegang erat lengan ayahandanya, Lucky Sondakh. Lucky sengaja datang ke KPK setelah mengetahui kejadian pingsan tersebut dari media.

Selain pegangan erat, Angie juga tampak menyandarkan kepalanya di bahu ayahnya itu.

Tak ada satu kata pun keluar dari mulut istri mendingan almarhum Adjie Massaid itu. Ia terus menunduk sembari terus memegang erat ayahnya hingga masuk ke dalam mobil tahanan.

Kali ini, Angie tampak tegar. Tak ada air mata yang menetes di wajahnya seperti sebelumnya. Namun, kelopak mata Angie masih tampak sembab.

Sebelumnya, Angie jatuh pingsan usai diperiksa penyidik KPK. Angie pingsan saat mobil tahanan yang membawanya baru beberapa menit meninggalkan kantor KPK.(*)

Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved