Gubernur Jatim Salah Sebut Jumlah Kunjungan SBY ke Jatim

Soekarwo menyebutkan bahwa SBY selama 9 tahun menjabat sebagai Presiden RI, baru sekali berkunjung ke Madura.

TRIBUNJOGJA.COM, SUMENEP - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memberikan pernyataan yang salah di hadapan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang jumlah kunjungannya ke pulau Madura. Pernyataan itu disampaikan Soekarwo saat memberikan sambutan pada acara silaturahim Presiden RI dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Madura, di rumah dinas Bupati Sumenep, Rabu (4/12/2013).

Soekarwo menyebutkan bahwa SBY selama 9 tahun menjabat sebagai Presiden RI, baru sekali berkunjung ke Madura. Bahkan keinginan untuk berkunjung ke Madura, sudah disampaikan sejak lama oleh SBY kepadanya.

Pernyataan itu langsung dibantah SBY saat menyampaikan sambutannya. SBY mengatakan bahwa pernyataan Soekarwo tidak benar. Dirinya sudah dua kali berkunjung ke Madura. Kunjungan pertama dilakukan SBY pada tahun 2006 lalu ke Pamekasan, dalam rangkaian safari Ramadhan. Kunjungan itu dilakukan SBY setelah memimpin pertemuan penting di Probolinggo, Jawa Timur, tentang tindak lanjut pembangunan jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).

"Setelah saya memimpin rapat penting di Probolinggo, dengan menggunakan kapal perang milik TNI Angkatan Laut, saya langsung menuju Madura bertemu dengan para ulama," ungkap SBY diikuti tertawaan para undangan.

Waktu itu, SBY mengenang, apa yang disampaikan kepada seluruh tokoh masyarakat dan ulama se-Madura bahwa setelah jembatan Suramadu sudah selesai dibangun, maka pembangunan di Madura akan terus berkembang dari semua sektor. Namun pembangunan yang berkembang itu, jangan sampai mencabut keunggulan masyarakat Madura yang dikenal dengan religius.

Mendapat teguran di hadapan para undangan, Soekarwo hanya senyam-senyum menoleh ke kiri dan ke kanan. Teguran itu sama sekali tidak diprediksi sebelumnya. Sebab kunjungan SBY pada tahun 2006 lalu, Gubernur Jawa Timur masih dipimpin Imam Utomo. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved