Indeks Harga Saham Gabungan
Data BPS Dongkrak IHSG ke Level 4.320
Dan rilis dari BPS tadi menunjukkan bahwa pada Oktober 2013 neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Mona Kriesdinar
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah mengalami turbulensi selama bulan November kemarin, hari Senin ini di awal perdagangan bulan Desember, IHSG memberikan secerah harapan bagi investor.
Bagusnya rilis data ekonomi yang ditunggu-tunggu mengenai tingkat inflasi dan Neraca perdagangan, membawa indeks harga saham gabungan terangkat naik dan ditutup menguat +64.55 poin atau +1.52 persen dan bertengger di level 4.320.
Data inflasi yang dikeluarkan oleh BPS sebelum tengah hari tadi menunjukkan pada November 2013 terjadi inflasi sebesar 0.12 persen dimana ekspektasi analis sebesar 0.2 persen yang berarti lebih baik dari ekspektasi. Dengan inflasi year-on-year sebesar 8.37 persen dan inflasi year to date sebesar 7.79 persen.
"Berita baik juga berasal dari data Defisit neraca perdagangan yang menjadi kekhawatiran investor beberapa minggu ini atau selama November kemarin" kata Analis Danareksa Sekuritas, Elton Buyung Satrianto, Senin (2/12).
Dan rilis dari BPS tadi menunjukkan bahwa pada Oktober 2013 neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus. Surplus neraca perdagangan ini sebesar US$42.4 juta, sehingga secara kumulatif januari hingga oktober, neraca perdagangan masih defisit sebesar US$6.36 miliar.
Meski berhasil membukukan kenaikan dengan didorong data ekonomi yang cukup bagus, namun transaksi di bursa hari ini masih relatif sepi. Nampak pada transksi yang hanya membukukan total transaksi seebsar 4.805 miliar dengan transaksi di pasar reguler sebesar 4.084 miliar. Investor asing juga masih membukukan pembelian bersih meski tidak sebesar hari jumat lalu sebesar 85 miliar.
Kenaikan indeks dipimpin oleh indeks sektor properti, sektor ini melesat dengan kenaikan sebesar 4.90 persen diikuti oleh sektor aneka industri yang hari ini membukukan penguatan sebesar 2.15 persen dan diikuti oleh sektor industri dasar yang hari ini membukukan kenaikan sebesar 2.10 persen.
Untuk perdagangan hari Selasa (3/12) IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level support indeks berada di 4.280 - 4240 dan level resistan indeks berada di 4.346 - 4.372.(*)