Aksi Mogok Dokter

Tidak Ada Dokter Saat Sudah Kontraksi, Sriyanti Pilih Dukun Bayi

Pantauan Tribun Jateng, tidak ada satu pun pengumuman atau peringatan yang dipasang di RSUD terkait aksi mogok para dokter

Tidak Ada Dokter Saat Sudah Kontraksi, Sriyanti Pilih Dukun Bayi
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ratusan dokter dan mahasiswa Kedokteran se-Makassar yang tergabung dalam Forum Aksi Solidaritas Dokter Makassar Menggugat (FASDMM) melakukan aksi solidaritas menolak kriminalisasi dokter di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (26/11/2013). Mereka menolak tindakan kriminalisasi terhadap dr Dewa Ayu Sasiary Prawani SpOG, dr Hendry Simanjuntak SpOG, dan dr Hendy Siagian SpOG atas tindakan medis yang mereka lakukan terhadap pasien yang menyebabkan kematian pada April 2010 lalu di Manado.

Laporan Tribun Jateng, M Zaenal Arifin

TRIBUNJOGJA.COM, KUDUS- Sriyanti warga desa Gulang kecamatan Kudus yang hamil tua ini sudah merasakan adanya kontraksi yang menendakan hampir melahirkan. Namun saat mendaftar ke RSUD Kudus ternyata tidak dilayani dan ditolak. Alasannya karena tidak ada dokter yang menangani.

"Katanya dokternya mogok semua dan tidak ada yang menangani. Padahal, istri saya sudah kontraksi dan kesakitan," kata Sumaryanto, suami Sriyanti tampak panik, Rabu (27/11/2013).

Karena alasan tak ada dokter yang menangani persalinan istrinya itu maka Sumaryanto pun khawatir terjadi sesuatu. Dia pun bergegas membawa pulang kembali istrinya. Rencananya, Sumaryanto akan mencari bidan atau dukun bayi desa untuk membantu istrinya melahirkan.

"Terpaksa saya akan cari dukun bayi saja. Semoga mereka juga tidak ikut mogok," ujarnya.

Pantauan Tribun Jateng, tidak ada satu pun pengumuman atau peringatan yang dipasang di RSUD terkait aksi mogok para dokter. Hal itu membuat warga yang hendak berobat harus kecewa. Selain Sriyanti, beberapa warga lain juga terlihat meninggalkan RSUD.

Seperti Nida, warga Desa Klisat, Kecamatan Kaliwungu. Dia batal memeriksakan anaknya yang baru berusia 2,5 tahun yang sedang sakit karena dokter di klinik anak sedang tidak ada di tempat. (*)

Editor: mon
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved