Angelina Sondakh Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Rp 39,9 Miliar

putusan MA memperberat ganjarannya menjadi penjara 12 tahun, kemudian mendadak memilik utang Rp 39,9 miliar sebagai ganti rugi

Angelina Sondakh Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Rp 39,9 Miliar
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Terdakwa Angelina Sondakh menjalani sidang vonis yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Angelina Patricia Pingkan Sondakh atau dipanggil Angie lahir di Australia, 28 Desember 1977 (kini berusia 35 tahun). Dia putri mantan Rektor Universitas Negeri Sam Ratulangie, Manado, Prof Lucky Sondakh.

Angie, tenar saat terpilih menjadi putri Indonesia tahun 2001. Pada 17 Agustus 2002, dia meraih Penghargaan Satya Karya Kemerdekaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia. Setelah sering muncul ke publik sebagai seniman, tahun 2002 dia terjun ke politik dan menjadi Caleg.

Pada pemilu tahun 2004, dia terpilih sebagai Anggota DPR Republik Indonesia dari Partai Demokrat. Dalam kepengurusan partai, Angie duduk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

Dalam kapasitas sebagai anggota DPR RI yang memiliki hak burgeting, kegiatan Angie di DPR turut bersentuhan membahas dana pembangunan proyek di berbagai kementerian.

Dan sampai pada satu ketika, namanya dikaitkan dalam kasus sekaligus yakni kasus korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang, dan kasus makelar proyek di Kemendikbud.

Semula, hukuman Angie terbilang ringan, 4 tahun 6 bulan. Namun situasi sontak berubah, kemarin putusan MA memperberat ganjarannya menjadi penjara 12 tahun, kemudian mendadak memilik utang Rp 39,9 miliar sebagai ganti rugi.

Berikut ini kronologis kasus korupsi menjerat Angie:

Jumat, 3 Februari 2012
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Angie sebagai tersangka korupsi proyek wisma atlet SEA Games Palembang. Penetapan sebagai tersangka korupsi disampaikan Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan Kuningan, Jakarta Selatan.

Pengumuman itu bertepatan dua hari menjelang peringatan satu tahun meninggalnya Adjie Massaid. Bersamaan dengan hari penetapan tersangka, KPK mencegah Angie bepergian ke luar negeri. Sebelumnya, dalam persidangan terdakwa kasus suap wisma atlet, mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyebutkan Angie menerima uang Rp 2 miliar.

Jumat, 27 April 2012
KPK telah menahan Angie di Rumah Tahanan Salemba cabang KPK di Kuningan (Jakarta Selatan) untuk 20 hari.

Halaman
12
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved