Jadi DPO Polisi, Seorang Pria Pilih Gantung Diri

Dari kondisi jenazah yang sudah membusuk, korban duda tanpa anak, diduga gantung diri empat hari lalu

Jadi DPO Polisi, Seorang Pria Pilih Gantung Diri
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, PAMEKASAN – Idie (35), warga Dusun Tlagah, Desa Banyu Buluh, Kecamatan Proppo, Pamekasan, ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan kain sarung, di rumah kosong, milik Suadi, di desa itu, Senin (28/10/2013) malam.

Korban yang sudah ditemukan gantung diri pukul 17.30 itu, baru dievakuasi 3 jam kemudian, yakni pukul 20.30, karena petugas masih menunggu kantong jenazah. Sebab tubuh korban sudah membiru dan bengkak, serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat.

Dari kondisi jenazah yang sudah membusuk, korban duda tanpa anak, diduga gantung diri empat hari lalu. Sebab selama ini korban jarang pulang ke rumah dan sering tidur di rumah teman-temannya.

Menurut sumber di lokasi kejadian, rumah kosong milik Suadi itu baru dibangun dan belum ditempati. Namun sudah ada lampu penerangan listrik yang dibiarkan lampu terasnya menyala siang malam.

Saat itu Aksam, saudara ipar Suadi bermaksud menjenguk rumah Suadi, yang masih dibiarkan tanpa daun pintu dan daun jendela. Namun Aksam curiga, mencium bau menyengat seperti bau bangkai binatang.

Kemudian Aksam masuk rumah dan kaget melihat korban tewas gatung diri di pojok kamar setinggi 4 meter. Dan di sampingnya terdapat tangga yang menyandar pada kayu plafon.

“Kami menduga Idie naik tangga lebih dulu, lalu gantung diri,” kata Aksam.

Dari selentingan warga sekitar, korban pernah tinggal lama di Malang. Setahun lalu, korban bersama beberapa temannya terlibat kasus kriminal.

Sejumlah temannya sudah tertangkap. Korban kabur ke Pamekasan dan menjadi DPO lalu pura-pura stres, agar tidak ditangkap.

“Bisa jadi Idie itu bunuh diri karena takut ditangkap polisi atas perbuatannya waktu di Malang,” kata salah seorang kerabat korban, yang enggan disebutkan namanya.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Mohammad Nur Amin, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, dugaan sementara korban gantung diri akibat stres.

“Penyebab stresnya itu yang kami belum mengerti,” kata Nur Amin.(*)

Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved