Ini Penjelasan Tentang Kasus Kelahiran Bayi Parasit

Fenomena kelahiran bayi parasit atau dalam istilah kedokteran disebut conjoined parasitic

Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Mona Kriesdinar

Pertanyaan :

TRIBUN, di Bandung ada fenomena bayi parasit. Bisa beri penjelasan, apa itu bayi parasit?
+628197340xxx

Penjelasan :

Fenomena kelahiran bayi parasit atau dalam istilah kedokteran disebut conjoined parasitic. Kasus ini merupakan perisiwa yang langka di dunia, terjadi 1: 400 dalam persalinan. Sedangkan persalinan bayi dempet sekitar 1: 5000 dalam persalinan hidup.
Kasus di Bandung yang menimpa bayi bernama Ginan Septian Nugraha ini termasuk tipe incomplet conjunction twins (vetus in veto). Ginan yang lahir dengan dua jenis kelamin dan tiga kaki ini mengalami janin yang gagal menumpang atau disebut parasit, bergantung pada cabang yang berkembang. Memang bentuknya aneh, tapi bayi parasit bukan monster yang harus ditakuti, dia juga manusia seperti kita.

Incomplet conjunction twins, atau di ilmuan kedokteran disebut vetus in veto ini merupakan salah satu jenis bayi kembar asimetris conjunction twins. Pada kategori ini, bayi mengalami proses pembuahan yang salah satu janinnya gagal berkembang. Akan tetapi janin tersebut dekat dengan proses fusi di janin yang lain.

Peristiwa bayi parasit banyak diderita oleh orang Afrika. Peristiwa bayi parasit ini kebanyakan meninggal di dalam rahim, jika dipersentasekan sekitar 28 persen, sedangkan yang bertahan hidup hanya sekitar 20 persen. Peristwa bayi parasit ini juga dominan berjenis kelamin perempuan dibanding laki- laki, perbandingannya sekitar 3:1 dari peristiwa incomplet conjunction twins. Faktor yang sangat berpengaruh dalam peristiwa bayi parasit ini adalah nutrisi untuk ibu hamil yakni suplementasi asam folat.
Selain itu faktor lingkungan yang terkontaminasi serta usia pembuahan yang terlambat pada perempuan, namun usia pembuahan terlambat pada perempuan lebih sering menghasilkan bayi kembar bukan parasit . Bagi ibu hamil, harus cukup asupannya dan menjauhi lingkungan yang terkontaminasi atau kurang oksigen . Selain itu peristiwa bayi parasit ini biasa terjadi pada keluarga ekonomi yang di bawah rata- rata. Apalagi asupan nutrisi atau gizi semakin mahal, terutama di Indonesia. (gya)

dr. Supriyatiningsih, M. Kes, Sp. OG
Dosen Spesialis Anak FKIK UMY

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved