Ferdinand Prihatin Maraknya Aksi Diving
Rio Ferdinand yakin, hukuman retrospektif adalah cara terbaik untuk membasmi aksi diving di sepak bola
TRIBUNJOGJA.COM - Bek Manchester United, Rio Ferdinand yakin, hukuman retrospektif adalah cara terbaik untuk membasmi aksi diving di sepak bola. Namun, dia pun tak lantas menganggap diving sebagai hal yang haram dilakukan bagi pebola.
Pembahasan soal diving memang kembali mencuat menyusul aksi yang dilakukan winger Manchester United, Ashley Young. Sang pemain ketahuan dua kali diving saat melawan Crystal Palace. Kritik terhadap Young pun turut dilontarkan manajer Setan Merah, David Moyes. Sementara, striker Reading, Pavel Pogrebnyak pun diganjar kartu kuning kedua akibat diving.
Sejumlah insiden pada pertandingan akhir pekan lalu telah membuka kembali perdebatan luas soal diving. Ferdinand menegaskan, hukuman apapun yang ditegakkan seharusnya berlaku untuk seluruh dunia dan bukan hanya di Premier League.
"Aneh. Ini selalu terjadi di seluruh Eropa dan dunia, bukan hanya di liga kami. Anda pergi ke Liga Champions dan diberitahu bahwa di Premier League Anda tidak diperbolehkan diving. Lalu Anda melihat pemain dari negara lain yang melakukannya," tutur Ferdinand.
"Sebagai seorang bek, Anda tidak ingin pemain lain mencoba menipu wasit, tapi kalau ada kontak, pemain memiliki hak untuk terjatuh. Hal ini telah menjadi bagian dari permainan. Sebagai bek, kami pun beberapa kali melakukannya. Anda harus bertahan dengan otak dan pikirkan bagaimana Anda akan menghadapi pemain depan,"
"Adalah suatu hal yang sulit bagi wasit untuk mengatakan seseorang melakukan diving atau memang ada kontak. Pandangan retrospektif dan hukuman mungkin cara yang tepat," sambungnya.
Chairman Criystal Palace, Steve Parish sebelumnya menyerukan untuk menjatuhi hukuman kartu merah langsung kepada pemain yang tertangkap melakukan diving . Dia pun kesal bahwa Kagisho Dikgacoi harus diusir akibat dikelabui Young di Old Trafford .
"Kalau mencegah kesempatan mencetak gol akan berbuah merah langsung, berarti mencoba menipu pun seharusnya juga diberlakukan serupa," kata Paroki. "Satu-satunya pemain dalam insiden yang jujur adalah Kagisho Dikgacoi dan dia diusir serta diskorsing untuk pertandingan berikutnya.
"Ashley Young mendapat kartu kuning dan tiga poin sedangkan kami tidak memiliki poin dan satu pemain dihukum untuk pertandingan berikutnya. Kita perlu mendapatkan beberapa momentum di balik kartu merah langsung untuk ulah diving ," pungkas Paroki. (Dunia Soccer)