Seni dan Budaya
Ungkapkan Syukur, Prajurit Keraton Arak Kepala Kambing ke Pantai Baron
Acara ini digelar sebagai bentuk ucapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas semua yang telah diberikan kepada para nelayan
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Mona Kriesdinar
KAMIS (29/8/2013) cuaca di sekitar Pantai Baron cukup terik. Ratusan nelayan yang mengenakan pakaian adat jawa berkumpul di pendopo pantai. Dipimpin oleh sesepuh desa, acara sedekah laut diawali dengan kenduri. Uba rampe sedekah laut yang berupa tumpeng lengkap dengan lauk serta sesaji ditempatkan di tengah pendapa. Kemudian sesepuh desa langsung mendoakannya.
Selesai kenduri, seluruh warga langsung menyantap nasi yang sudah didoakan. Kemudian, sembilan gunungan yang berisi jajan pasar, buah-buahan, kembang sesaji, kepala kambing serta ayam langsung diarak menuju ke pantai. Arak-arakan diawali dengan pasukan kerajaan, empat orang domas baru rombongan pembawa gunungan serta rombongan kesenian reog.
Sesampainya di tepi laut, perwakilan dari Keraton Ngayogjakarto bersama perwakilan pemerintah langsung menaburan kembang setaman yang sebelumnya dibawa oleh empat orang domas. Selesai menaburkan bunga, seluruh gunungan langsung dinaikkan ke atas perahu.
Satu per satu perahu yang membawa sembilan buah gunungan menuju ke tengah laut. Iring-iringan perahu ini terlihat cukup meriah karena para nelayan menghiasnya dengan berbagai ornamen termasuk bendera merah putih. Sesampai di tengah laut, seluruh gunungan yang berisi sesaji langsung dilabuh ke laut.
Kemudian, warga kembali ke daratan. Kegiatan labuhan laut ini kemudian diakhiri dengan pentas musik di pelataran Pantai Baron.
Ketua panitia sedekah laut Pantai Baron, Sumardi mengatakan, labuhan laut digelar rutin sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rahmat yang sudah diterima para nelayan. Selain itu, dengan labuhan laut ini para nelayan berharap terbebas dari bencana serta mendapatkan hasil yang melimpah.
“Gunungan berisi tumpeng dan jajan pasar. Ada kepala kambing dan ayam. Tujuannya sebagai ucapan rasa syukur atas limpahan rahmad dari Tuhan Yang Maha Esa. Diharapkan dengan labuhan ini para nelayan terbebas dari bencana sekaligus mendapatkan hasil yang melimpah,”ucapnya di sela-sela pelaksanaan labuhan.
Acara labuhan laut ini sendiri dihadiri oleh ribuan warga baik lokal maupun luar daerah. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Banyak wisatawan lokal serta mancanegara(has)