Pembunuhan Tito Kei
Tito Diduga Korban Rivalitas Antarkelompok
Kriminolog forensik, Reza Indragiri, mengatakan, penembakan yang menewaskan Tito Kei sepintas seperti operasi pembersihan preman oleh penegak hukum
"Itu penilaian sepintas saya, seperti operasi preman," ujar Reza kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu (2/6/2013) siang.
"Sebelumnya, polisi berhasil 'menyikat' John Kei dan Herkules dengan penegakan hukum normal. Maka kecil kemungkinan pelaku (penembakan Tito adalah) polisi."
"Lalu, apakah pelakunya berasal dari lembaga seperti Kopassus? Juga kecil kemungkinan. Kita tahu pasca-kasus Cebongan, TNI sedang hati-hati sekali atas anak-anak buahnya," tuturnya.
Berdasar asumsi itu, Reza pun berpendapat, pelaku penembakan Tito berasal dari kelompok serupa kelompok Tito Kei. Adapun soal motif pembunuhan, Reza menduga itu berkaitan dengan rivalitas antarkelompok.
Tito Refra tewas ditembak di bagian kepala oleh orang tak dikenal di warung milik Ratim, di Jalan Titian Raya Indah, RT 03 RW 11, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/5/2013). Pelaku diduga berjumlah satu orang. Selain Tito, pelaku juga menembak hingga tewas pemilik warung bernama Ratim (70).
Sejauh ini, polisi telah memeriksa saksi, tetapi belum mendapatkan gambaran jelas soal pelaku dan motif penembakan. (*)