Buruh Disiksa di Tangerang

Buruh Kuali Ini Sempat Dipukuli dan Dikurung di WC saat Gagal Kabur

Dia pun dipukuli dan dikurung di WC.

Buruh Kuali Ini Sempat Dipukuli dan Dikurung di WC saat Gagal Kabur
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Buruh pabrik industri pengolahan limbah menjadi perangkat aluminium terlihat saat rilis di Polres Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2013).
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Tidak betah diperlakukan tak manusiawi, Dirman, salah seorang buruh di pabrik kuali di Tangerang, mencoba melarikan diri. Namun upayanya gagal. Dia pun dipukuli dan dikurung di WC.

Sambil tertunduk, Dirman menceritakan kisahnya itu di kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2013). Dia mengaku sempat berhasil keluar dari pabrik, namun terlihat oleh seorang anggota TNI yang berjaga di depan.

"Ketahuan, langsung diteriaki maling. Warga langsung ngerubuti saya, lalu saya bilang 'saya hanya pekerja di sini, saya tidak betah. Saya mau kabur," ujarnya Dirman dengan suara pelan.

Setelah mendengar penjelasan Dirman, warga pun akhirnya melepaskan Dirman. Akan tetapi, bukan berati ia bisa terus lari. Anggota TNI yang meneriakinya maling langsung datang dan membawa Dirman kembali ke pabrik.

Ketika di pabrik, Dirman langsung disiksa dengan dipukuli. Tangan dan kakinya diikat. Setelah puas memukuli, para mandor langsung mengurungnya di dalam WC.

"Ketika itu, dia (menunjuk Dirman) habis dipukuli dan diinjak-injak, lalu dimasukin ke WC seharian tidak dikasih makan. Besoknya langsung disuruh bekerja lagi," Kata Bagas, teman Dirman.

Bagas mengakui, walaupun jumlah mereka lebih banyak dari mandor, tetapi mereka tidak berani melawan. Sebab mereka selalu membawa senjata api. Para buruh yang masih baru pun diingatkan agar jangan pernah melawan mandor karena hal tersebut malah akan membuat mereka semakin dianiaya. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved