Model Busana Muslim Natasha jadi Favorit di Purworejo
Banyaknya orang yang menggelar hajatan menjadi pemicu kenaikan penjualan busana muslim di Purworejo.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Banyaknya orang yang menggelar hajatan menjadi pemicu kenaikan penjualan busana muslim di Purworejo. Tingginya tingkat penjualan tersebut diiringi dengan kegemaran masyarakat mengikuti tren busana muslim. Untuk saat ini, model baju muslim Natasha, Spencer dan Scandle sedang menjadi favorit.
Toko Busana Muslim Annisa Purworejo yang merupakan toko busana muslim terbesar di Purworejo ini mengalami kenaikan penjualan sejak akhir Lebaran lalu. Koleksi baju muslim yang berkiblat pada kota Jakarta dan Bandung dengan model yang selalu diperbarui menjadi pemicu tingginya penjualan.
Dijelaskan oleh Counter Sales Annisa, Sri Sulastri (48), konsumen busana muslim di Purworejo memang memiliki karakter tersendiri. Selain banyak yang mengikuti tren, mereka cenderung menyukai model baju yang dijual terbatas.
"Dengan kata lain, konsumen memilih baju yang mahal, namun hanya ada satu. Mereka tidak mau kalau sampai ada kembarannya. Karena itu, busana muslim seharga Rp 600 ribu pun laku di sini," jelasnya ketika ditemui di toko Annisa, Selasa (19/2/2013).
Karena itu, lanjutnya, tokonya cenderung mengambil stok dalam jumlah sedikit untuk suatu model busana muslim. Selain menjaga eksklusivitas produk, cepatnya produk yang terjual memudahkan pihaknya untuk terus mengikuti perkembangan mode.
"Untuk saat ini, model yang banyak digemari adalah model Natasha, Scandle, dan Spencer. Namun demikia, penjualan tertinggi diraih oleh model Natasha," jelasnya.
Model busana muslim Natasha merupakan baju terusan panjang berbahan ciffon. Karena tipis, baju model ini memerlukan baju dalam. Dengan model kerutan di pinggang dan bagian bawah yang lepas, model ini digemari oleh kalangan mahasiswi.
"Model Natasha ini digemari oleh mahasiswi yang ingin tampil Islami namun tetap modis. Dengan kisaran harga Rp 230-260 ribu, model ini cukup laris," katanya.(*)