Inter Island Cup
Imbang 2-2, Final Berlanjut Perpanjangan Waktu
Rencana pesta kemenangan tim Persisam buyar setelah Sriwijaya FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 2-2
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Rina Eviana Dewi
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Rencana pesta kemenangan tim Persisam buyar setelah Sriwijaya FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 2-2 pada laga final Inter Island Cup (IIC), di stadion Manahan Minggu (23/12/2012). Gol Sriwijaya dicetak oleh striker Tantan menggunakan sambaran kepala.
Pemain nomor punggung 10 itu mencetak gol pada masa injury time. Gol bermula dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Mahyadi Pangabean. Mahyadi yang mengarahkan bola ke dalam kotak penalti berhasil disambut oleh kepala Tantan yang ada di tengah kerumunan.
Bola mulus masuk ke gawang Persisam dan merubah kedudukan menjadi 2-2. Usai gol, para pemain Persisam melakukan protes keras terhadap wasit Dodi Setai Purnama dan asistennya. Sebab para pemain Persisam menganggap gol tersebut berbau offside lantaran Tantan telah maju lebih dulu.
Suasana di tengah lapangan sempat memanas. Namun wasit tetap pada keputusannya mengesahkan gol tersebut. Kedudukan imbang itu bertahan hingga akhir babak kedua. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. (*)
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Rencana pesta kemenangan tim Persisam buyar setelah Sriwijaya FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 2-2 pada laga final Inter Island Cup (IIC), di stadion Manahan Minggu (23/12/2012). Gol Sriwijaya dicetak oleh striker Tantan menggunakan sambaran kepala.
Pemain nomor punggung 10 itu mencetak gol pada masa injury time. Gol bermula dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Mahyadi Pangabean. Mahyadi yang mengarahkan bola ke dalam kotak penalti berhasil disambut oleh kepala Tantan yang ada di tengah kerumunan.
Bola mulus masuk ke gawang Persisam dan merubah kedudukan menjadi 2-2. Usai gol, para pemain Persisam melakukan protes keras terhadap wasit Dodi Setai Purnama dan asistennya. Sebab para pemain Persisam menganggap gol tersebut berbau offside lantaran Tantan telah maju lebih dulu.
Suasana di tengah lapangan sempat memanas. Namun wasit tetap pada keputusannya mengesahkan gol tersebut. Kedudukan imbang itu bertahan hingga akhir babak kedua. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. (*)