Kuliner Tribun
Pak Brewok Ahlinya Masak Burung Dara
Pernah mencicipi masakan dengan bahan baku burung dara ?
Penulis: tea | Editor: rap
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pernah mencicipi masakan dengan bahan baku burung dara ? Kalau belum pernah, datang saja langsung ke rumah makan Pak Brewok yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto 164, Yogya. Warung ini adalah cabang Pak Brewok di Jalan Pemuda, Klaten. Kalau yang di Klaten sudah buka sejak 20 tahun lalu, lalu Pak Brewok mulai mengembangkan sayapnya di Yogyakarta.
Adalah Wisnu Raharjo dan Kartika Ekawati Pemiliki Warung Makan Pak Brewok cabang Yogyakarta. Pertama kali buka karena melihat animo masyarakat untuk Yogya untuk wisata kuliner ke Klaten cuku besar. Di warung bebek pak Brewok di Klaten memang banyak warga Yogya yang bersantap kuliner disana. "Lalu kami berpikir kenapa tidak membuka cabangnya saja di Yogya, dari ide itu, akhirnya kami buka setahun yang lalu," ucap Wisnu kepada Tribun Jogja, Senin (15/10).
Sebetulnya banyak pemain warung makan berbahan baku burung dara, hanya saja warungnya berbentuk lesehan atau ala kaki lima. Nah, di warung pak Brewok cabang Yogya ini menyediakan menu ala restoran. Bangunan limasan khas Yogya menjadi gaya restoran ini memanjakan para tamunya. Sudah pasti higienitas dan kebersihan dari makanan adalah yang paling nomer satu.
"Kebersihan memang lebih terjamin, dan lebih nyaman ketika bersantap. Bahkan soal pemasakan minyak goreng tidak dipakai berulang kali, bahkan kadang sampai keruh dan hitam, kalau ditempat kami tidak," ucap Wisnu.
Racikan bumbu dapur pilihan menjadikan citarasan burung dara pak Brewok mantap. Burung dara yang muda, adalah pilihannya agar tekstur dagingnya empuk ketika disantap. Memang untuk pemasakan burung dara membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam agar bumbu-bumbunya meresap. Penyajian burung dara dengan cara di bumbu bacem kemudian sebelum disajikan digoreng terlebih dulu. Ada dua rasa yang dibuat yakni manis dan asin. "Pengolahannya dengam bumbu tradisional, jadi benar-benar original recipie dari pusatnya di Klaten. Kami sudah terima jadi bahan baku yang sudah digoreng," sambung Kartika.
Selain burung dara juga ada menu lainnya, yakni ayam kampung, bebek dan ikan bandeng goreng. Andalan lainnya adalah bandeng gorengnya. Terkadang kita malas makan bandeng karena banyak duri yang lembut. Kalau ikan bandeng Pak Brewok spesial karena durinya lunak, sehingga tak perlu khawatir tertusuk duri. "Ikan bandeng kita lebih lembut teksturnya, bahkan durinya bisa dengan mudah dipisahkan dari dagingnya," ucap Kartika yang hobi berpetualang kuliner aja.
Kartika mengatakan bagi yang ingin membawa burung dara untuk oleh-oleh ke kota lain juga bisa. Sebab, disediakan dalam bentuk frozen yang tinggal digoreng.
Harga menu-menunya pun bervariasi mulai dari Rp9000 sampai Rp24 ribu sesuai dengan pilihan. Namun dijamin puas, karena porsinya pun sudah sesuai untuk kondisi perut lapar. (tea).