Tren Gadget Remaja
Talitha Pilih iPad untuk Lancarkan Tugas Sekolah
PADA era digital ini, kebutuhan akan piranti alat digital yang biasa disebut gadget memang menjadi kebutuhan banyak orang.
Penulis: rap | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PADA era digital ini, kebutuhan akan piranti alat digital yang biasa disebut gadget memang menjadi kebutuhan banyak orang. Piranti digital seperti smartphone, iPhone, BlackBerry, ponsel ber-OS (Operating System) Android, tablet PC seperti, iPad, laptop dan mp3 player adalah contoh gadget yang memiliki fungsi khusus untuk kebutuhan si penggunanya. Kegunaan masing-masing alat yang semakin canggih ini pastinya beragam. Ada yang menggunakannya sebagai sarana hiburan, pendukung untuk menjalankan bisnis dan lainnya, lalu apa kegunaan perangkat-perangkat ini di kalangan remaja?
Bagi Talitha Amanda Ekadhani gadget yang cukup penting untuk mendukung keperluannya sehari-hari adalah Smartphone dan iPad. Smartphone yang digunakan dara yang akrab disapa Tata ini adalah untuk berkomunikasi, sedangkan Ipad sangat membantunya untuk keperluan yang lain seperti pengolahan data, browsing, hingga mencari referensi untuk tugas sekolahnya.
“Dibandingkan laptop, aku lebih suka memakai iPad karena lebih praktis dibawa berpergian. Selain itu, aku jadi lebih mudah berselancar di jejaring sosial, main game dan lain-lain, jadi bisa mengurangi kebosanan,” ujar Tata kepada Tribun Jogja beberapa waktu lalu.
Siswi jurusan IPA SMA Negeri 11 Yogyakarta ini pertama kali menggunakan handphone saat duduk di kelas 1 SD. Tata mengaku ketika baru masuk SD, ia selalu ketakutan bahkan tak jarang menangis jika tidak melihat ibunya berada di luar kelas. “Agar merasa tenang dan mempermudah mencari mama, maka aku dibelikan handphone. Ha..ha..ha,” ungkapnya.
Hingga saat ini, siswi kelahiran Bandung, 9 Februari 1996 ini kurang lebih sudah 10 kali bergonta-ganti handphone. Hal tersebut karena selain ia merasa cepat bosan, kebetulan Ayahnya berkerja di bidang telekomunikasi seluler. Hal terakhir itulah dimana yang mendukungnya untuk lebih cepat mengetahui perkembangan handphone, dan produk mana yang menawarkan teknologi yang lebih menarik.
Saat ini gadis yang gemar kuliner, travelling, dan membaca ini menggunakan smartphone BlackBerry Onyx. Handphone tersebut menurutnya sangat simple, dan mudah dimasukkan kantong. Sedangkan untuk pulsanya ia mendapat jatah bulanan ibunya.
Berbagai fasilitas yang terdapat di gadget genggamnya tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, namun yang paling sering ia menggunakannya untuk berkomunikasi, kalkulator, alarm, dan mendengarkan musik.
Bisa dikatakan handphone adalah barang yang selalu berada digenggamannya. Setiap saat selalu ada di sisi dara yang menggemari masakan Korea ini, kecuali pada saat tidur dan mandi. Bahkan saat tidur pun handphonenya selalu dibiarkan menyala oleh Tata. “namun aku taruhnya di tempat yang nggak terlalu dekat, untuk menghindari radiasi frekuensi yang bisa mengganggu kesehatan,” ungkapnya tersenyum.
Di sekolahnya siswa-siswi diperbolehkan untuk membawa handphone ke dalam kelas. Kecuali ketika ujian, handphone tersebut harus dimasukkan ke dalam tas, dan diletakkan di depan kelas. Hal itu, menurut Tata dilakukan demi untuk melatih kejujuran peserta ujian dalam mengerjakan soal.
Dara yang juga menjalani bisnis jual beli aksesoris ini mengaku belum ingin mengganti hanphonenya, karena sudah merasa cocok dengan yang ada digenggemannya saat ini.
“Gonta-ganti hp boleh aja, asal jangan terlalu dipaksakan sampai menyusahkan orangtua dan menganggu rutinitas sehari-hari, terutama tugas belajar,” ungkap Tata yang bercita-cita menjadi dokter kecantikan ini. (rap)