Lebaran 2012
Penukaran Uang Lebaran Naik 19 Persen
Penukaran Uang Lebaran Naik 19 Persen
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hingga 16 Agustus atau H-2 menjelang Lebaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Provinsi DIY mencatat ada kenaikan penukaran uang pada lebaran tahun ini dibanding tahun lalu. Penukaran uang yang dilaksanakan sejak 23 Juli lalu dilaporkan mengalami kenaikan 19 persen dari penukaran yang pernah dilakukan tahun sebelumnya. "Tahun ini penukaran uang tercatat Rp 91,57 miliar, naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 77,43 miliar," ujar Kepala Seksi Kas KPBI Provinsi DIY, Suyatno pada Jumat (31/8/2012).
Ia menjelaskan, pada penukaran kali ini, uang kertas pecahan Rp 5 ribu masih menjadi favorit masyarakat. KPBI DIY melaporkan, permintaan uang kertas pecahan Rp 5 ribu mencapai Rp 28,13 miliar. Sementara di peringkat kedua dan ketiga, uang pecahan Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu masing-masing keluar dengan nilai mencapai Rp 26,58 miliar Rp 18,94 miliar. Penukaran uang kertas pecahan kecil seperti pecahan Rp 2 ribu dan Rp 1.000 nilainya mencapai Rp 11,62 miliar dan Rp 5,58 miliar. "Uang logam juga masih banyak diminati," imbuhnya.
Naiknya penukaran uang menjelang Lebaran ini, dianggap wajar oleh Peneliti Ekonomi Madya Senior KPBI, Fadhil Nugroho. Penukaran uang setiap tahun, menurutnya memang ada kecenderungan naik. "Hal ini seiring dengan jumlah penduduk yang juga bertambah," jelasnya.
Bertambahnya jumlah penduduk, menurutnya akan meningkatkan kebutuhan uang tunai. Dengan kebutuhan yang semakin meningkat, jumlah barang yang dibeli untuk lebaran, lanjutnya, juga meningkat. "Selain itu harga barang setiap tahun selalu mengalami kenaikan sehingga uang yang disediakan untuk membeli barang dan jasa juga meningkat," paparnya. (gya)