Angkutan Lebaran 2012
Petugas Temukan Puluhan Bus Gunakan Ban Vulkanisir
petugas menemukan puluhan bus yang menggunakan roda vulkanisiran dan surat KIR kadaluwarsa.
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Jelang arus mudik Lebaran tahun ini, Dishubkominfo Solo melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) bus-bus di terminal Tirtonadi. Seluruh bus baik bus dalam kota, AKAP, atau AKDP yang masuk diperiksa satu per satu. Hasilnya, petugas menemukan puluhan bus yang menggunakan roda vulkanisiran dan surat KIR kadaluwarsa.
Pemeriksaan yang melibatkan belasan petugas tersebut dilakukan sekitar pukul 11.30. Para petugas mengarahkan bus-bus yang masuk ke terminal lokasi di belakang papan bertuliskan “Pemeriksaan Laik Jalan Kendaraan”. Tak butuh lama, petugas langsung menemukan tindak pelanggaran dari bus yang pertama masuk.
Bus jurusan dalam kota Nusa jurusan Solo-Daleman-Karang Dowo kedapatan menggunakan ban vulkanisiran. Petugas langsung memberikan tanda silang menggunakan cat semprot warna putih pada roda belakang dan roda depan sisi kiri yang menggunakan ban vulkanisiran.
“Ban depan dan belakang tak boleh menggunakan vulkanisiran. Petugas kami akan langsung memberikan tanda jika menemukan roda vulkanisir,” kata Kepala Bidang (Kabid) Teknik dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dishubkominfo, Selasa (7/8/2012).
Setelah bus pertama tersebut, ternyata bus-bus selanjutnya juga melakukan pelanggaran yang sama yakni menggunakan ban vulkanisir. Ada puluhan bus dalam kota, AKDP, dan AKDP yang rodanya diberi tanda silang oleh petugas.
Beberapa ban vulkanisir bahkan kondisinya sangat jelek karena karet pelapis nyaris lepas dari ban. Menurut Arif, bus yang kedapatan menggunakan ban vulkanisir akan dicatat. Selanjutnya, perusahaan bus diminta untuk mengganti ban tersebut dengan ban baru.
“Besok kalau bus masih menggunakan ban yang disilang tadi, akan kita lakukan tindakan tegas. Termasuk sanksi pencabutan ijin,” kata Arif. (*)