Otomotif

Pasar Kendaraan Niaga Mitsubishi Melambat

Direktur Eksekutif Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB), Rizwan Alamsjah berkata pasar kendaraan niaga Mitsubishi mengalami pelambatan.

Pasar Kendaraan Niaga Mitsubishi Melambat
foto : internet
Varian baru Lexus
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB), Rizwan Alamsjah mengatakan pasar kendaraan niaga Mitsubishi mengalami pelambatan.

"Itu dikarenakan ada kendala komoditas yang turun jadi terlihat agak melambat," kata Rizwan seusai peluncuran Mitsubishi Outlander Sport di Jakarta, Selasa.

Ekspor komoditi yang menurun juga mempengaruhi penurunan penjualan kendaraan pengangkut komoditi tersebut, tambah Rizwan tanpa menyebutkan jumlah penurunan.

Menurut Rizwan, penjualan kendaraan niaga sejak Januari hingga Juni 2012 baru sekitar 30 ribu unit dimana seluruh target penjualan kendaraan niaga Mitsubishi pada 2012 mencapai 60 ribu unit. Sedangkan target penjualan seluruh kendaraan Mitsubishi sebesar 140 ribu unit pada 2012.

Selain itu, menurut Rizwan, dampak dari pembatasan uang muka (DP) kendaraan juga belum terlihat secara jelas kepada penjualan kendaraan Mitsubishi pada 2012.

"Karena belum kelihatan, maka belum bisa kami katakan dampaknya, mungkin nanti setelah Juli 2012 bisa terlihat," jelas Rizwan menanggapi soal pemberlakuan Peraturan Bank Indonesia tentang pembatasan DP kendaraan bermotor yang dilaksanakan pada 15 Juni 2012.

Ia menambahkan KTB belum berencana merevisi target penjualan kendaraan niaga pada semester II-2012 karena isu DP tersebut. Namun dia tidak menyangkal kekhawatiran dampaknya akan terasa kepada penjualan kendaraan kelas kecil seperti "pick up" atau mini bus.

Distributor Mitsubishi tersebut berhasil membukukan penjualan tertinggi pada 2011 sebanyak 134.416 unit kendaraan atau naik sekitar 26,2 persen dari nilai pada 2010. Dengan angka tersebut, pada 2011 KTB menguasai pangsa pasar otomotif Indonesia sebesar 15 persen dimana pada 2010 hanya 13,9 persen. (*)

Editor: tea
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved