Breaking News:

Citizen Reporter

Liburan Asyik di Mata Aksara Sekaligus Lestarikan Budaya Jawa

Liburan Asyik di Mata Aksara Sekaligus Lestarikan Budaya Jawa

Liburan Asyik di Mata Aksara Sekaligus Lestarikan Budaya Jawa
Foto : Dok Pri
Anak-anak bermain kelereng di Mata Aksara
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  - Istilah-istilah baku dalam aturan bermain kelereng kembali diteriakkan anak-anak. Laki-laki dan perempuan bergabung dalam serunya permainan kelereng. Kecewa karena kalah hanya ada sesaat, bahagia merasakan kemenangan juga hanya dengan tanda toss. Tidak ada yang terhanyut dalam sedih dan bahagia. Semua berlalu begitu cepat dalam suasana riang bermain bersama.

Kegiatan sebelumnya juga tidak kalah meriah. Lompat karet yang identik dimainkan oleh anak perempuan ternyata dimenangkan oleh anak laki-laki. Putri-putri kecil Mata Aksara harus rela gugur sejak tinggi karet seukuran dada. Berbagai atraksi cara melompat ditunjukkan. Jalan santai, lompat kodok sampai salto ditunjukkan untuk meraih kemenangan. Doorprize flashdisc 4 GB pun dibawa pulang oleh Pupung, warga Tegal Sari, Umbul Martani, Ngemplak, Sleman.

Suasana meriah, penuh canda tawa sangat terasa. Tiga puluhan anak menyatu di halaman Mata Aksara yang berada di Jl. Kaliurang km 14 No. 15 A. Semuanya memainkan kembali permainan yang sudah lama dilupakan. Semangat kekeluargaan itulah yang ingin kembali ditumbuhkan dalam kegiatan “Liburan Asyik Di Mata Aksara: Berkreasi, Rekreasi Dan Melestarikan Budaya”. Kegiatan yang digagas oleh TBM Mata Aksara ini sudah memasuki hari ketiga dari tiga belas hari yang direncanakan. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 2 Juli dan akan berakhir pada tanggal 14 Juli 2012.

Pada hari pertama kegiatan, anak-anak sibuk dengan kegiatan menggambar dan mewarnai. Dengan tema “Asyiknya Membaca”, karya gambar yang dihasilkan sangat bervariasi. Benang merah yang bisa diambil dari karya yang dihasilkan adalah kegiatan menyenangkan Mata Aksara. Tujuan Pengelola Mata Aksara untuk memberikan tempat bermain, berkarya, belajar dan rekreasi bagi anak-anak sudah diamini oleh anggota Mata Aksara melalui ekspresi gambar yang dihasilkan. Memang tidak mudah merubah pola bermain yang sudah melekat pada anak-anak sekitar Mata Aksara. Satu tahun kehadiran Mata Aksara pastilah belum bisa mendekatkan buku untuk menggantikan televise. Karena itulah di Mata Aksara disediakan aneka permainan yang berujung pada keharusan untuk membuka buku.

Lelah mewarna dan menggambar, tertebus dengan dongeng yang disampaikan oleh Kak Adin. Gaya bercerita yang melibatkan anak-anak membuat perhatian terus tertuju pada pendongeng. Pesan-pesan moral tentang kejujuran dan nilai-nilai kebaikan diharapkan bisa terpatri dalam jiwa anak-anak. Aneka doorprize disediakan untuk dibagikan pada anak-anak. Di akhir sesi, seluruh  peserta berfoto bersama pendongeng. Semuanya pulang ke rumah dalam suasana bahagia.

Kegiatan membuat telur asin di hari kedua juga tidak kalah menarik. Dengan bimbingan Pak Badrudin sebagai instruktur, anak-anak mengerjakan seluruh tahap pembuatan telur asin. Setiap anak mendapatkan satu butir telur sebagai bahan praktek. Membersihkan telur dari kotoran dilaksanakan dengan tertib, antri sesuai urutan. Menumbuk bata dan garam justru menjadi arena membuat music yang enak didengar. Sebagaimana layaknya anak-anak, kegiatan membuat adonan bata tumbuk dan air menjadi kegiatan yang seru karena anak-anak memperoleh kesempatan bermain lumpur  bata.  Satu persatu akhirnya mendapatkan kesempatan membungkus telur dengan adonan bata-garam. Semuanya bekerja penuh perhatian dan konsentrasi. Selesai kegiatan, semua membawa harapan bahwa 2 (dua) minggu lagi akan panen dan menikmati kerja keras yang sudah dilakukan hari ini. Masih banyak agenda yang akan dilaksanakan. Ramai-ramai yuk ke Mata Aksara….. acara dilaksanakan tiap jam 8 s.d. 11 WIB. TBM Mata Aksara, Jl. Kaliurang km 14 No. 15 A Yogyakarta. Telp. 08170270277. (*)

Editor: tea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved